Budidaya Kelapa Hibrida saat ini bisa dibilang menjadi salah satu usaha yang menggiurkan. Kelapa hibrida merupakan salah satu jenis tanaman kelapa hasil dari persilangan tanaman jenis kelapa genjah serta kelapa dalam.

Hasil dari budidaya kelapa hibrida tersebut akan menjadi sebuah varietas baru yang memiliki keunggulan dari dua induk hasil persilangan tersebut, karena kelapa hibrida tersebut akan memiliki dua keunggulan dari induknya.

Pada umumnya kelapa hibrida akan mulai berbuah ketika pohon berumur rentang 3 sampai 4 tahun. Selain itu, keunggulan lain dari kelapa hibrida adalah bibitnya dapat ditanam di pekarangan rumah, sebab tinggi dan ukuran pohon nya tidak seperti ukuran kelapa pada umumnya. Jadi tidak memerlukan banyak ruang untuk menanamnya.

 

Syarat Tumbuh Budidaya Kelapa Hibrida

Ketika hendak mencoba menjalankan bisnis ini lalu memutuskan untuk memulai pembibitan kelapa hibrida agar hasilnya tidak mengecewakan, hendaknya langkah pertama yaki memastikan lahan atau tempat untuk pembibitan kelapa hibrida sudah memenuhi syarat agar kelapa jenis ini dapat tumbuh maksimal.

 

Untuk itu perhatikan beberapa syarat di bawah ini:

  • Tinggi optimal pertumbuhan kelapa hibrida dapat mencapai rentang 0-450 mdpl.
  • Curah hujan tinggi yang harus mencapai 1300-2300 mm/tahun.
  • Suhu area sebaiknya harus berada di rentang 20°C-27°C.
  • Hal yang harus diperhatikan untuk menciptakan hasil terbaik juga adalah tingkat kekeringan yang akan cukup panjang dapat menurunkan tingkat produksi kelapa hingga mencapai kurang lebih 50%, tetapi jika tingkat kelembapan terlalu tinggi juga akan menyebabkan pertumbuhan jamur.
  • Beberapa jenis tanah yang harus diperhatikan untuk menanam kelapa hibrida diantaranya jenis tanah vulkanik, tanah yang berpasir, tanah yang berbatu, tanah liat, dan tanah aluvial, lalu harus memiliki pH antara 5-8.
  • Terakhir tanah yang digunakan harus tersinari matahari setidaknya paling tidak dalam sehari minimal 4 jam.

 

Baca : Diet Air Kelapa! Ini Yang Harus Anda Perhatikan!

 

Proses Pemiliharaan Budidaya Kelapa Hibrida

 

Pemilihan Bibit Kelapa Varietas Unggul

Setelah semua syarat untuk menanam kelapa hibrida terpenuhi, selanjutnya adalah pemilihan bibit. Untuk mendapatkan bibit unggul harus ada beberapa syarat yang dipenuhi karena dengan bibit yang unggul hasil yang dihasilkan akan menghasilkan kualitas unggul dengan pertumbuhan yang lebih cepat dan buah dengan kualitas maksimal.

Untuk mengetahui jenis bibit unggul diantaranya:

  • Indukan merupakan pohon yang sudah berusia rentang 20 hinggal 40 tahun.
  • Batang pohon kelapa yang kuat dan lurus juga merupakan salah satu patokan bibit tersebut unggul.
  • Bibit kelapa hibrida juga harus terbebas dari hama.
  • Produktivitas indukan yang tinggi juga merupakan faktor penting untuk mendapatkan kualitas bibit yang unggul.
  • Benih kelapa yang telah berumur sekitar 12 bulan juga merupakan faktor penentu.
  • Hasil indukan bibit yang akan digunakan harus memiliki buah yang bentuknya bulat agak lonjong serta memiliki panjang 22cm hingga 25cm dan lebar 17 cm hingga 22cm.
  • Indukan bibit harus memiliki buah dengan kulit yang licin serta halus dengan warna yang coklat.
  • Kemudian terakhir, bibit ketika sudah menjadi kelapa harus memiliki banyak air di dalamnya

 

Persiapan Lahan Tanam Kelapa

Setelah mendapatkan bibit unggul yang siap tanam, selanjutnya mempersiapkan lahan tanam yang akan digunakan, sebaiknya persiapkan lahan tanam dengan maksimal dalam kurun waktu minimal 1 bulan agar lahan tanam yang digunakan maksimal.

Berikut ini langkah-langkah untuk persiapan lahan tanam :

  • Pembersihan lahan tanam dari berbagai jenis tanaman penggangu seperti gulma, rumput liar, bebatuan, sampah-sampah plastik atau pun pengganggu lain.
  • Gemburkan tanah untuk mempersiakan lahan tanam yang bagus.
  • Lakukan pengapuran jika tanah yang akan digunakan memiliki tingkat keasaman yang tinggi untuk mengurangi tingkat keasaman tanah.
  • Membuat lubang dengan ukuran kurang lebih 70cmx70cmx70cm.
  • Pastikan juga jarak diantara lubang tanam kurang lebih 8m/lubang.
  • Berikan kurang lebih 300 gram pupuk TSP disetiap lubang.
  • Terakhir untuk mendapatkan hasil yang maksimal biarkan kurang lebih satu bulan lubang tanam yang sudah dipersiapkan.

 

Proses Mempersiapkan Penanaman Bibit

Setelah lahan tanam tersebut sudah siap, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan untuk penanaman bibit. Berikut langkah-langkahnya:

  • Pertama buka polybag bibit kelapa hibrida yang sudah disiapkan secara perlahan, usahakan agar akarnya tidak rusak.
  • Lalu masukan bibit kelapa tadi pada lubang tanam yang sudah dipersiapkan, letakkan tepat di tengah dari lubang tanam agar pertumbuhan tanaman baik dan lurus.
  • Selanjutnya tutup lubang tanam menggunakan tanah yang telah dicampur dengan pupuk organik ataupun pupuk kendang.
  • Langkah terakhir siram lubang tanam tadi dengan air.
  • Untuk ukuran lahan sekitar 1 hektar akan memerlukan kurang lebih 160 batang bibit kelapa, sisanya kurang lebih 17 batang bibit kelapa akan digunakan untuk penyulaman.

 

Baca Juga: Resep Sagon Bakar Betawi Renyah

 

Proses Untuk Perawatan Pohon Kelapa

Berhasil atau tidaknya hasil pembibitan pohon kelapa hibrida terletak pada proses perawatan. Proses saat perawatan merupakan proses terpenting untuk menentukan keberhasilan karena dibutuhkan komitmen serta kesabaran untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Berikut langkah-langkah serta tips yang dapat dipraktekan untuk merawat tanaman kelapa hibrida.

 

Penyulaman Tanaman

Dari seluruh bibit yang ditanam, biasanya akan ada bibit kelapa hibrida yang gagal beradaptasi kemudian mati atau tumbuh secara tidak sempurna. Untuk menangani hal tersebut maka dapat dilakukan penyulaman terhadap bibit kelapa tersebut lalu ganti dengan bibit kelapa yang baru.

 

Penyiangan Tanaman

Tanah atau lahan tanam tempat budidaya kelapa hibrida akan selalu muncul rumput liar ataupun gulma, maka dari itu lakukan pengecekan serta lakukan penyiangan tanaman secara rutin, setidaknya lakukan rutin minimal setiap satu bulan sekali.

 

Pengairan Tanaman

Proses pengairan terhadap tanaman kelapa hibrida merupakan salah satu hal terpenting yang harus maksimal dan rutin dilakukan. Seperti yang ditulis diatas bahwa jika di dapati lahan yang kering terlalu lama maka akan mengurangi hasil produksi buah kelapa hingga mencapai 50%, maka dari itu harus dilakukan penyiraman tanaman secara rutin setiap 2-3 hari sekali pada saat sore hari.

 

Pemupukan Tanaman

Faktor pendukung berhasil tidaknya hasil produksinya adalah proses pemupukan yang baik. Pemupukan dapat dilakukan ketika masa satu bulan pasca tanam, untuk proses pemupukan dapat menggunakan pupuk urea atau sejenisnya dengan takaran 100gr setiap pohonnya.

Dalam proses pemberian pupuk dapat dilakukan dengan menyebarkan pupuk disekitar 15cm dari pangkal batang kelapa. Pemupukan yang maksimal minimal berikan 2 kali dalam setahun, biasanya dilakukan pada akhir musim hujan sekitar bulan mei serta pada awal musim hujan sekitar bulan oktober.

Berikut merupakan langkah untuk mendapatkan hasil panen kelapa hibrida yang maksimal. Kunci dari semua itu adalah ketekunan, komitmen dan kesabaran dalam mengelola kelapa hibrida hingga mendapatkan hasil secara maksimal dan menghasilkan bibit unggul.