Cara Fermentasi Pakan Kambing Beserta Manfaatnya

Cara fermentasi pakan kambing tidak rumit untuk dilakukan. Fermentasi pakan merupakan proses amoniasi pakan ternak agar kandungan nutrisi yang terkandung dalam pakan ternak kehijauan dalam kata lain berserat dapat disimpan serta bertahan dengan jangka waktu yang cukup lama. Untuk mengetahui bagaimana cara fermentasi pakan kambing yang baik dan benar, simak artikel berikut ini.

Sebelum kita belum mengenal amoniasi. Apa itu amoniasi? Amonasi adalah cara pengolahan kimia yang berfungsi meningkatkan kadar cerna pakan ternak kehijauan atau berserat dan juga kadar protein menggunakan amoniak sebagai bahan kimianya. Pakan yang seperti ini biasanya dibuat untuk hewan ternak ruminansia. Contohnya seperti sapi, kerbau, dan kambing.

 

Fermentasi Pakan Kambing

cara membuat pakan kambing dengan mudah

Para peternak tentunya memiliki tujuan tersendiri dalam menggunakan pakan fermentasi ini. Tujuan utamanya adalah agar ketika mereka menyimpan pakan dalam jumlah yang banyak, pakan tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu lama. Selain itu, kandungan gizi pada pakan yang sudah difermentasi juga tidak berkurang. Hal ini sangat membantu para peternak kambing memberi pakan pada musim kemarau.

Setelah mengetahui definisi dari fermentasi pakan, berikut kelebihan yang dimiliki oleh fermentasi pakan kambing.

 

Kelebihan Fermentasi Pakan Kambing Pada Peternakan

Manfaat dari pakan fermentasi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pakan alami.

Berikut di antaranya:

  • Sistem pencernaan kambing terpelihara
  • Dapat meningkatkan produksi susu, terutama pada jenis kambing etawa
  • Mempercepat penambahan berat pada kambing
  • Dapat disimpan sesuai kebutuhan
  • Mempercepat pertumbuhan melalui nutrisi penambah nafsu makan
  • Daging kambing menjadi lebih rendah kolesterol
  • Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh kambing
  • Mengurangi bau hewan sehingga mengurangi pencemaran udara
  • Pupuk yang dibuat dari kotoran kambing ini memiliki kualitas yang lebih tinggi
  • Kambing menjadi lebih sedikit mengeluarkan urin dan urinnya dapat dijadikan biogas alami

Dampak dari pemberian pakan fermentasi memiliki pengaruh yang signifikan. Terlihat dari kualitas daging juga harga jual yang melesat dengan cepat. Hal ini dapat menembus omset penjualan kambing ternak karena kualitas kambing yang meningkat dibandingkan dengan harga jual.

Di sini kita akan membahas cara fermentasi pakan kambing menggunakan 2 bahan kimia yang berbeda yaitu menggunakan probiotik SOC dan Em4. Yang pertama kita akan membahas cara fermentasi pakan kambing menggunakan probiotik SOC.

 

Fermentasi Pakan Menggunakan Probiotik SOC

Cara Fermentasi Pakan Kambing Dengan Mudah

Apa itu probiotik SOC? Probiotik SOC merupakan produk unggulan para peternak dari PT. HCS yang berperan dalam pertumbuhan, meningkatkan produksi daging, dan juga baik untuk perkembangbiakan hewan ternak. Hal ini bisa terjadi karena SOC memiliki efek membangkitkan nafsu makan pada hewan ternak.

Alat dan Bahan :

  1. Pisau / bisa diganti dengan benda lain yang bisa untuk mencacah bahan pakan.
  2. Terpal, atau benda lain yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan yang digunakan untuk fermentasi.
  3. 80% bahan utamanya bisa berupa gedebog pisang atau jerami dan juga rerumputan.
  4. Air tebu atau gula pasir dan garam.
  5. Suplemen probiotik (umumnya menggunakan probiotik SOC-HCS).
  6. 20% bahan lainnya berupa dedak atau bekatul dicampur dengan ampas tahu (15% ampas tahu kemudian 5% dedak atau bekatul).
  7. Udara sesuai kebutuhan.

Cara Pembuatan Fermentasi Pakan Kambing Menggunakan SOC

Sebelum memulai proses ini, kita menyiapkan solusi suplemen organik SOC yang kemudian dicampur dengan larutan gula pasir atau air tebu dan air. Setelah ramuan bumbu fermentasi jadi, diamkan kurang lebih selama 15 menit. Sambil menunggu ramuan, berikut adalah langkah-langkah proses pembuatannya:

  1. Siapkan terpal sebagai tempat yang akan digunakan sebagai wadah fermentasi.
  2. Kemudian cacahlah gedebog pisang atau jerami dengan pisau yang telah disiapkan.  
  3. Setelah selesai mencacah gedebog, campurlah bersama bahan alami menggunakan dedak atau bekatul dan ampas tahu.
  4. Selanjutnya taburkan garam sampai merata.
  5. Setelah menaburkan garam pada campuran dedak atau bekatul dan ampas tahu, siramlah dengan ramuan bumbu fermentasi yang didiamkan selama 15 menit dan aduk merata.
  6. Selesai mengaduk bahan fermentasi tadi, bahan fermentasi sudah siap untuk dipakai.
  7. Kemudian masukkan terpal yang berisi bahan fermentasi tadi ke dalam tong atau benda serupa lalu tutuplah rapat sampai kedap udara.
  8. Tunggu 1 sampai 3 jam berlangsungnya proses fermentasi gedebog pisang. Untuk yang bahan utamanya jerami, tunggulah 1 hari 24 jam atau pun lebih sesuai dengan keinginan dan juga kebutuhan.

 

Fermentasi Pakan Kambing Menggunakan Probiotik Em4

Cara Fermentasi Pakan Kambing Dengan Mudah

Sebelumnya apa itu Em4? Em4 merupakan cairan dengan warna coklat kekuning-kuningan yang mengandung mikroorganisme hidup yang bermanfaat dan berguna untuk proses penguraian dan juga berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi ternak dengan ciri-ciri berbau asam manis. Fermentasi ini memiliki keunggulan mengawetkan pakan untuk beberapa hari ke depan. Dengan fermentasi nutrisi yang terkandung dalam pakan tidak akan hilang.  

Kendala yang banyak ditemui oleh para peternak adalah susahnya mencari pakan di musim kemarau. Saat ini pemberian pakan hijau sangat terganggu. Sedangkan di musim penghujan, makanan melimpah ruah sehingga kebutuhan sangat mudah untuk dipenuhi.

Kambing Potong Sebagai Salah Satu Jenis Kambing yang Mengonsumsi Pakan Fermentasi

Kambing potong adalah salah satu jenis kambing yang menggunakan pakan fermentasi. Jenis kambing ini dipelihara untuk diambil dagingnya yang memerlukan waktu penggemukan selama 6 bulan. Pada masa penggemukan ini harus disediakan pakan yang bernutrisi tinggi dan berkualitas sehingga mampu meningkatkan bobot dengan cepat. Semakin cepat penggemukan kambing maka harga jualnya pun menjadi lebih tinggi.

Pada masa penggemukan kambing dibutuhkan asupan pakan dan nutrisi yang tinggi. Jenis pakan yang bisanya diberikan ke ternak di antaranya adalah rerumputan, daun hijauan, jerami, rumput, bekatul, vitamin dan pakan tambahan lainnya. Semua pakan tersebut harus ada dan disiapkan untuk mendukung dan membantu produktivitas dan penggemukan kambing.

Pakan Kambing Hasil Fermentasi Menggunakan Em4

Melihat kondisi di atas maka perlu kita carikan solusinya agar kebutuhan pakan kambing tetap terpenuhi di musim penghujan maupun musim kemarau. Salah satu upaya pemenuhan saat kemarau adalah dengan cara pembuatan fermentasi pakan ternak dengan em4. 

Cara membuat pakan fermentasi ini tergolong sangat mudah. Adapun cara membuat pakan fermentasi ini adalah dengan memberikan cairan probiotik dalam campuran pakan hijau atau pakan lainnya yang dapat dilakukan fermentasi. Cairan probiotik yang sering digunakan untuk hal ini adalah jenis probiotik Em4.

Dengan memberikan Em4 pada pakan atau minuman ternak akan membuat nafsu makan hewan ternak meningkat karena Em4 beraroma asam manis sehingga dapat menarik indra penciuman para ternak. Dan nilai plusnya, Em4 tidak mengandung bahan kimia yang berpengaruh buruk pada hewan ternak.

 

Manfaat dan Fungsi Em4 Bagi Peternakan

Bagi alam dengan menggunakan Em4 tentu ada manfaatnya tersendiri. Hal ini terjadi karena probiotik Em4 menggunakan bahan yang ramah lingkungan. Berikut di antaranya:

1. Menyeimbangkan mikroorganisme yang menguntungkan pada perut ternak.

Kandungan bakteri pada Em4 adalah Genus Lactobacillus, Jamur Fermentasi, Actinomycetes bakeri fotosintetik, Bakteri pelarut fosfat, dan juga ragi. Karena kandungan berbagai bakteri baik tersebut, EM4 dapat diaplikasikan baik di dunia pertanian, peternakan, maupun perikanan.

2. Kesehatan hewan ternak meningkat.

Dengan memberikan Em4 pada hewan ternak dengan tepat dapat meningkatkan dan juga memperbaiki kesehatan hewan ternak seperti kambing, ayam, kelinci, sapi, bebek, dll.

3. Peningkatan mutu daging ternak.

Untuk para peternak sangat direkomendasikan memberikan Em4 pada hewan ternaknya karena dipastikan akan meningkatkan mutu daging ternak.

4. Tingkat kematian menjadi rendah.

Dengan memberikan Em4 pada hewan ternak sejak awal saat masih menjadi bibit menjadikan tingkat kematian bibit hewan rendah sehingga para peternak tidak akan merasa rugi.

5. Menyuburkan kandungan hewan ternak.

Pemberian Em4 dapat menyuburkan kandungan hewan yang akan berdampak baik karena para hewan ternak akan berkembang biak dengan cepat sehingga menguntungkan para peternak yang ingin mengembangbiakkan hewan ternaknya.

6. Tingkat stres hewan ternak berkurang.

Selain pada manusia, hewan juga bisa mengalami stres karena faktor-faktor tertentu. Salah satunya yaitu pada aspek makanan. Maka dari itu sangat disarankan untuk mencampurkan Em4 pada makanan hewan ternak agar untuk mengurangi tingkat stres pada hewan ternak.

7. Mencegah bau tidak sedap pada ternak serta kandang ternak.

Em4 bisa membuat bau tidak sedap pada kotoran ternak. Selain itu pada kandang ternak, Em4 berperan untuk mengurangi lalat yang datang pada kandang.

 

Cara Tepat Menggunakan Em4 Pada Peternakan

Setelah kita mengetahui manfaat dan fungsi Em4 pada hewan, kita perlu mengetahui cara penggunaan Em4 pada hewan secara tepat. Berikut ulasannya:

1. Pada Air Minum

Dengan menggunakan air minum kita bisa melarutkan 1-2 tutup botol Em4 pada 1-1,5 liter air. larutan ini sebaiknya diberikan setiap hari pada hewan ternak.

2. Pada Pakan

Untuk pakan ternak, larutkan 1-2 tutup botol Em4 pada 1 – 1,5 liter air kemudian campurkan pada pakan ternak yang akan diberikan. Demi menghemat pakan serta meningkatkan kualitas pakan, pakan unggas, kambing, dan sapi kita bisa membuat fermentasinya dengan campuran larutan Em4.

3. Kebersihan Kandang

Penggunaan untuk kandang dapat kita lakukan dengan mencampurkan Em4 dan molase / gula dengan air. Proses fermentasi ini membutuhkan perbandingan 1 : 1 : 100 dan selanjutnya diamkan kita selama 2 hari. Setelah kita fermentasi selama 2 hari maka larutan tersebut sudah dapat kita gunakan dengan cara menyemprotkan larutan fermentasi tadi pada kandang ternak dengan dosis 1 – 2 liter per meter persegi luas kandang. Demi keamanan, solusi fermentasi yang telah mencapai 3 bulan sudah tidak dapat digunakan lagi.

4. Pada Alas Kandang

Pada alas kandang, kita bisa menebarkan EM-Bikashi serbuk gergaji dengan dosis 50 – 100 gr/ m2. Alas kandang yang biasa dialami pada kandang ternak bebek atau entok.

5. Kotoran Ternak

Pada kotoran ternak, kita bisa menggunakan larutan Em4 dan molase / gula dengan air, dengan perbandingan 1 : 1: 100, kemudian didiamkan selama 2 hari agar terjadi proses fermentasi. larutan ini dapat kita semprotkan pada limbah ternak dengan kapasitas limbah 1 ton.

Limbah yang telah difermentasi tersebut untuk selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan organik yang bermanfaat untuk pertanian organik maupun pakan ternak.

 

Alat dan Bahan Yang Diperlukan Untuk Membuat Fermentasi Pakan Kambing Menggunakan Probiotik Em4

Sebelum kita membuat fermentasi pakan kambing menggunakan probiotik Em4, ada beberapa alat dan bahan yang harus kita siapkan. berikut detailnya :

  1. Pisau atau bisa diganti dengan alat lainnya.
  2. Terpal atau benda lain yang bisa digunakan sebagai alas penyimpanan bahan fermentasi.
  3. Gedebog pisang, jerami, dan rerumputan.
  4. Tetes tebu atau air gula.
  5. Cairan prebiotik Em4.
  6. Udara secukupnya.

 

Cara Fermentasi Pakan Kambing Menggunakan Em4

Melalui penelitian pakar pakan mengemukakan bahwa banyak sekali keunggulan dari pakan kambing yang melalui proses fermentasi. Diantaranya yaitu meningkatkan sistem pencernaan, produktivitas pertumbuhan badan meningkat, dan nafsu makan pada hewan ternak meningkat.

Setelah kita mengetahui beberapa informasi mengenai Em4, pembuatan fermentasi pakan kambing menggunakan Em4 tergolong sangat mudah dan mudah untuk diaplikasikan. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  1. Gunakan probiotik dengan jenis Em4 yang bisa dibeli di toko pertanian.
  2. Siapkan wadah yang cukup besar yang berfungsi untuk tempat mencampurkan bahan-bahan dalam proses fermentasi.
  3. Siapkan bahan-bahan pakan alami atau hijauan seperti gedebog pisang, jerami, dan rerumputan.
  4. Cacahlah semua bahan-bahan tadi menggunakan pisau ataupun alat lainnya.
  5. Setelah itu, larutkan tetes tebu atau air gula dan probiotik Em4 tadi dengan air sesuai takaran.
  6. Kemudian siapkan terpal untuk mengaduk semua bahan tadi.
  7. Selanjutnya, masukkan semua bahan-bahan yang sudah kita siapkan tadi ke dalam wadah secara perlahan kemudian injak-injaklah sampai padat.
  8. Setelah menginjak-injak bahan tersebut sampai padat, tutuplah wadah yang digunakan tadi menggunakan plastik agar menghasilkan fermentasi yang lebih sempurna.
  9. Hasil pakan fermentasi yang dilakukan ini bisa dibuka dan diberikan pada hewan ternak apabila kurang lebih sudah mencapai 2 minggu.

 

Ciri-Ciri Fermentasi Pakan Yang Sudah Jadi

Untuk menggunakan pakan fermentasi yang kita buat sebelumnya, sebaiknya kita mengeceknya apakah pakan tersebut jadi atau belum. Maka dari itu kita harus memperhatikan beberapa hal yang dapat kita lihat dari:

  • Suhunya meningkat menjadi hangat ketika dipegang. Pada awalnya suhu gedebog dingin menjadi lebih hangat.
  • Ada perubahan warna pada fermentasi pakan yang telah dibuat.
  • Bahan fermentasi yang awalnya kaku menjadi lunak atau melapuk.

 

Cara Memberikan Hasil Fermentasi Pakan Kambing Kepada Ternak

Setelah pakan fermentasi yang telah kita buat tadi memiliki ciri-ciri bahwa sudah jadi, maka kita bisa memberikan pakan hasil fermentasi tersebut kepada kambing ternak. Simak uraian berikut agar ternak yang dibiakkan mau memakan pakan fermentasi tersebut. Di antaranya:

  • Angin-angin terlebih dahulu terlebih dahulu pakan hasil fermentasi yang sudah jadi kurang lebih 15 menit. Cara ini memiliki maksud agar pakan fermentasi tidak lembab ketika dimakan karena tidak suka bahkan juga tidak mau memakan pakan yang lembab.
  • Pakan hasil fermentasi ini sangat bagus jika diberikan pada pagi dan sore hari setelah memakan makanan alami seperti daun hijau atau rumput. Tujuan dari pemberian pakan hasil fermentasi setelah para ternak memakan makanan alami adalah agar para ternak tidak kaget dengan diberikannya pakan hasil fermentasi.
  • Makan fermentasi yang menggunakan SOC dan tidak terkena hujan ataupun cahaya langsung dapat bertahan lama sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Oleh karena itu alangkah baiknya kita memproduksi pakan fermentasi kambing dalam jumlah yang banyak agar dapat waktu, tenaga, dan juga biaya.

Demikian informasi terkait cara fermentasi pakan kambing yang mudah dilakukan. Dengan menerapkan fermentasi pakan, para peternak akan merasa dimudahkan dan juga diuntungkan.

Selain berdampak pada peternak, pemberian pakan fermentasi juga berdampak baik bagi para kambing ternak. Hal ini dapat terjadi karena pakan yang sudah difermentasi memiliki kandungan nutrisi yang jauh lebih baik daripada pakan alami untuk kesehatan tubuh hewan ternak. Semoga bermanfaat.