Cara membuat biskuit kelapa sebenarnya tidak begitu rumit hanya kita harus memperhatikan setiap langkah saat membuat nya.cara membuat biskuit kelapa dengan mudah dan simple.

Asal kata ‘biskuit’ atau ‘biscuit’ (dalam Bahasa Inggris) berasal dari Bahasa Latin, yaitu bis coctus yang berarti “dimasak dua kali”. Di Amerika, biskuit populer dengan sebutan cookie, yang berarti kue kecil yang dipanggang, atau kue kering.

Apalagi jika dinikmati dengan segelas teh, susu ataupun kopi, pastinya menambah cita rasa dan juga semakin menikmati waktu bersantai ketika sudah lelah dengan segudang kesibukan yang biasa menerpa.

Biskuit sendiri juga sudah menjadi salah satu makanan favorit bagi banyak orang di seluruh dunia. Dan faktanya juga ternyata biskuit bermanfaat untuk kamu yang sedang dalam proses diet karena biskuit memiliki kandungan yang dapat membuat kita merasa kenyang lebih lama.

Nah, ngomong-ngomong soal biskuit nih, apakah kamu tahu bagaimana sejarah perkembangan bagaimana terciptanya biskuit ini? Serta bagaimana cara membuatnya?

Kalau kamu belum tahu, pada artikel kali ini saya akan membahas hal mengenai biskuit ini. Yuk sama sama kita simak ulasannya dibawah ini.

cara membuat biskuit kelapa dengan mudah dan simple cukup kalian ikuti dari langkah-langkah dan resep dari saya yang akan saya berikan berikut.

manfaat kelapa

 

Sate Klopo Ondomohen Yang Patut Anda Coba,Yuk Simak!!

Apa Itu Biskuit

Biskuit adalah kue kering yang tipis, keras, dan renyah yang dibuat tanpa peragian dan kandungan air yang rendah.

Biskuit dapat digolongkan menjadi dua,berdasarkan cara pencampurannya dan resep yang dipakai, yaitu jenis adonan dan jenis busa yang dapat disemprotkan atau dicetak, sedangkan kue busa terdiri dari kue “sponge”.

Menurut SNI Biskuit adalah sejenis makanan yang terbuat dari tepung terigu yang melalui proses pemanasan dan pencetakan.

Dalam syarat mutu biskuit, gizi yang terkandung dalam biskuit adalah

  1. air maks 5%,
  2. protein min 9%,
  3. Karbohidrat min 70%,
  4. Abu maks 1,6 %,
  5. serat maks 0,5 %,
  6. Kalori min 40 kkl/ 100 gr,
  7. logam berbahaya tidak ada,
  8. bau, rasa, warna normal,
  9. bahan – bahan biskuit perlu persyaratan tertentu seperti aromannya sedap, mampu menghasilkan tekstur yang baik serta tidak menghasilkan reaksi pencoklatan yang tidak diinginkan.

Biskuit merupakan produk pangan hasil pemanggangan yang dibuat dengan bahan dasar tepung terigu, dengan kadar air akhir kurang dari 5%.Biasanya formulasi biscuit dibuat dengan diperkaya bahan-bahan tambahan seperti lemak, gula (ataupun garam) serta bahan pengembang (Anonymous, 2004).

Biskuit dibuat dengan bermacam-macam jenis, terutama dibedakan atas keseimbangan yang ada antara bahan utama tepung, gula, lemak, dan telur. Kemudian juga bahan tambahan seperti coklat, buah-buahan, dan rempah-rempah yang memiliki pengaruh terhadap cita rasa (Omobuwoajo, 2003).

Menurut Wallington (1993), sifat masing-masing biskuit ditentukan oleh jenis tepung yang digunakan, proporsi gula dan lemak, kondisi dari bahan-bahan tersebut pada saat ditambahkan dalam campuran (missal ukuran kristal), metode pencampuran (batch, kontinyu, kriming, pencampuran satu tahap), penanganan adonan dan metode pemanggangan.

Kualitas biskuit selain ditentukan oleh nilai gizinya juga ditentukan dari warna, aroma, cita rasa, dan kerenyahannya.

Kerenyahan merupakan karakteristik mutu yang sangat penting untuk diterimanya produk kering. Kerenyahan salah satunya ditentukan oleh kandungan protein dalam bentuk gluten tepung yang digunakan (Matz, 1991).

Cara Membuat Biskuit Kelapa

Tips Cara Membuat Biskuit Kelapa

  1. Cara membuat biskuit kelapa ini benar benar membutuhkan effort ekstra karena saya menggunakan kelapa kering home made.Kelapa kering kemasan lumayan mahal,sayang rasanya beli jika bisa membuat sendiri,apalagi kelapa itu sangat mudah didapatkan.
  2. Untuk membuatnya,saya menaburkan kelapa pada loyang kue kering,lalu oven hingga kering dengan suhu 160 derajat,aduk sesekali agar matang merata.
  3. Meski susah payah,tapi terbayar dengan rasanya yang sangat guriiiihhh
  4. Tepung terigu yang saya gunakan adalah all purpose flour atau tepung protein sedang seperti segitiga biru.
  5. Jika kamu menggunakan tepung protein rendah misalnya kunci biru,maka pemakaian maizena dapat kamu hilangkan,dan ganti seluruh tepung dengan terigu kunci.
  6. Pemakaian butter sebaiknya jangan diganti atau di mix dengan margarin agar tekstur kue sama seperti yang saya buat kali ini.tertarik mencobanya?berikut resepnya ya

Bahan-bahan Dalam Cara Membuat Biskuit Kelapa :

  1. 100 gram kelapa parut kering,kira kira 2 cup
  2. 227 gram unsalted butter
  3. 125 gram all purpose flour
  4. 25 gram maizena
  5. 25 gram susu bubuk
  6. 1 sdt vanila
  7. 125 gula halus
  1. Bahan Lain Cara Membuat Biskuit Kelapa

  1. White chocolate untuk glaze

Langkah-langkah Cara Membuat Biskuit Kelapa :

  • Dalam mangkuk,aduk butter dan gula dengan spatula hingga rata,butter yang kita pergunakan adalah suhu ruang ya
  • Masukkan vanila,aduk kembali,masukkan kelapa parut kering
  • Masukkan campuran tepung,maizena dan susu aduk perlahan lahan dengan spatula.bentuk adonan menyerupai nastar tetapi lebih lengket.selama membuatnya,hindari menggunakan tangan untuk menyentuh adonan ya
  • Bagi dua adonan.Pindahkan ke meja yang dialasi plastik wrap,bentuk bulat memanjang seperti lontong,lalu bungkus dengan plastik wrap.adonan akan menjadi sangat lembek.
  • Lakukan hal serupa dengan adonan yang lain,kemudian simpan dalam freezer selama 40 menit.
  • Setelah 40 menit,keluarkan salah satu adonan dari freezer,potong dengan ketebalan 1 cm,tata di loyang yang sudah dilapisi baking paper,panggang sampe matang
  • Jika kue batch pertama matang,keluarkan batch kedua dan ulangi proses mengiris adonan.JANGAN biarkan adonan menunggu di luar loyang karena mentega akan meleleh dan kue menjadi keras
  • Biarkan dingin,lalu hias dengan white coklat cair
  • Kue ini bisa dijadikan alternatif sajian di hari raya juga loh
  • Jika kamu tidak suka white coco.bisa diganti dengan yang lain ya atau dibiarkan plain juga enak kkk

Manfaat Kelapa

Konsumen Indonesia sangat menyukai kelapa, hal tersebut dapat dilihat dimana sebagian besar restoran dan rumah makan menyediakann minuman buah kelapa.

Konsumsi buah kelapa akan semakin meningkat selama bulan puasa dan Hari Raya. Banyak konsumen Indonesia menyukai mengkonsumsi minuman buah kelapa saat berbuka puasa atau setelah makan malam.

Buah kelapa bukan hanya dikonsumi dalam bentuk buah segar, tetapi juga dikonsumsi dalam bentuk yang lain yaitu santan dan kelapa parutan.

Santan biasanya dikonsumsi secara tidak langsung karena santan menjadi bahan baku dalam beragam masakan, tetapi santan juga seringkali dikonsumsi langsung bersama makanan atau minimal lain seperti ketika mengkonsumsi minuman cendol atau dawet.

Parutan kelapa seringkali tidak dikonsumsi semata wayang, tetapi dikonsumsi bersama makanan lain seperti dalam bentuk isian sebuah kudapan, taburan kudapan, atau campuran adonan sebuah kudapan misanya ongol-ongol atau kue putu.

Parutan kelapa juga sering digunakan sebagai isian dari produk bakery seperti roti isi kelapa. Beberapa produk biskuit juga menambahkan kelapa sebagai bahan bakunya sehingga menyebutnya sebagai biskuit rasa kelapa.

Pohon ini adalah tanaman ajaib bagi manusia karena semua bagian dari tanaman kelapa dapat dimanfaatkan oleh manusia. Tumbuhan ini adalah salah satu jenis tanaman yang banyak dimanfaatkan semua bagiannya oleh manusia.

Kelapa Tanaman Khas Tropikal

Kelapa (Cocos nucifera) termasuk kedalam suku aren-arenan (Arecaceae) dan anggota tunggal dalam marga Cocos. Dapat tumbuh di pantai dan dapat beradaptasi dengan tanah berpasir pantai dengan PH antara 6,5-7,5.

Pohon kelapa dapat tumbuh sekitar 600 m dari pinggir laut pada ketinggian 0-450 m di atas permukaan laut. Pohon kelapa dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan curah hujan antara 1.300-2.300 mm/tahun dengan suhu sekitar 27oC dan kelembaban 70-80%.

Tumbuhan ini berasal dari pesisir Samudera Hindia ini, saat ini dibudidayakan di seluruh daerah tropika, termasuk di Indonesia. Di Indonesia, pohon kelapa ditemukan di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Indonesia adalah salah satu negara penghasil buah kelapa terbesar di dunia. Ada beberapa jenis kelapa yang dibudidayakan di Indonesia, yaitu :

1. Kelapa dalam: viridis (kelapa hijau), Rubescens (kelapa merah), Macrocorpu (kelapa kelabu), sakarina (kelapa manis)

2. Kelapa genjah: Eburnea (kelapa gading), Regia (kelapa raja), Pumila (kelapa puyuh), pretiosa (kelapa raja malabar)

3. Kelapa hibrida
Dari berbagai jensi-jenis kelapa yang dibudidayakan, kelapa hijau dan kelapa hibrida adalah jenis kelapa yang paling banyak digunakan untuk membuat masakan dan minuman oleh masyarakat Indonesia.

Segudang Manfaat Pohon Kelapa

Semua bagian dari tanaman kelapa dapat dimanfaatkan manusia. Batang kelapa yang tua biasanya digunakan untuk bahan bangunan dan bahan furniture.

Bagian batang yang tua dapat digunakan untuk jembatan darurat, kerangka perahu dan kayu bakar. Batang kelapa yang sangat cukup usianya dapat diserut sehingga terlihat teksturnya yang menarik untuk bahan berbagai barang furniture.

Daun kelapa dapat dijadikan bahan untuk untuk membuat hiasan atau janur, bungkus ketupat bahkan menjadi bahan atap rumah atau bangunan. Tulang daun atau lidi digunakan untuk membuat barang anyaman, sapu lidi dan tusuk sate.

Pohon kelapa juga dapat menghasilkan nira yaitu cairan yang mengandung gula dengan konsentrasi 7,5-20%. Cairan nira akan keluar dari bunga betina yang belum matang.

Potonglah bunga betina yang belum matang, maka cairan nira akan keluar dari ujung bekas potongan tersebut. Cairan nira yang dipanaskan kemudian didinginkan sehingga mengeras akan menghasilkan gula kelapa.

Sabut kelapa yang telah dibuang gabusnya adalah serat alami yang sangat baik untuk bahan pelapis jok dan kursi pada sofa dan kendaraan bermotor, juga untuk keset, serta bahan membuat tali.

Batok kelapa dapat dijadikan arang dan beragam kerajinaan tangan yang sangat indah, serta bahan baku untuk membuat obat anti nyamuk bakar. Akar pohon kelapa dapat dimanfaatkan untuk bahan furniture, zat pewarna furniture, obat gatal, dan panas.