Cara Membuat Lupis Makanan khas Jawa

Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan mengenai cara membuat lupis khas Jawa yang manis dan enak untuk anda hidangkan bagi keluarga dan cara membuat lupis ini sangat mudah cocok untuk anda yang akan belajar membuat lupis.

Apa itu Lupis ?

Lupis merupakan makanan khas yang berasal dari Jawa yang konon katanya sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Makanan ini umumnya dijumpai dengan bentuk segitiga atau bulat seperti lontong dan banyak dijajakan di pasar tradisional yang biasanya dijual dengan dibungkus menggunakan daun pisang.

Lupis terbuat dari beras ketan. Ketan yang menjadi bahan utama untuk membuat lupis ini memiliki nama yang berasal dari kata “kraketan” atau “kraket” yang artinya mengandung simbol persatuan. Lupis disajikan dengan cara dibungkus menggunakan daun pisang dan ditambah dengan parutan kelapa dan siraman air gula aren. Maka dari itu lupis mempunyai tekstur yang lembut dan legit yang bisa menggugah selera.

Peluang Bisnis Jualan Lupis

Bagaimana bisa lupis menjadi peluang usaha ? Bisa karena lupis merupakan makanan khas Indonesia yang banyak digemari oleh penggemar jajanan pasar, bisa jadi peluang bukan untuk anda yang sedang mencari kerja sampingan atau anda yang menjadi ibu rumah tangga cocok dengan menjual lupis ini karena bisa dibuat di rumah dan tidak terlalu sulit.

Anda juga tidak perlu susah -susah untuk keliling menjualnya. Cara menjual lupis ini bisa juga dengan cara memasokkan lupis ini ke warung – warung dekat rumah anda atau bisa juga anda pasokkan ke warung jajanan pasar sekitar rumah anda.

Cara Membuat Lupis

cara membuat lupis

Bahan – Bahan :

  • 500 gr beras ketan
  • 150 gr gula merah
  • 1 sdt tepung kanji
  • Garam secukupnya
  • Daun pisang secukupnya
  • 1/2 butir parutan kelapa
  • 100 ml air kapur sirih
  • 500 ml air untuk merendam beras ketan

Cara Membuat Lupis :

  1. Cuci beras ketan kemudian rendam beras ketan selama satu hari setelah itu tiriskan.
  2. Campur beras ketan denganĀ  air kapur sirih dan garam aduk rata.
  3. Setelah diaduk rata bungkus beras ketan menggunakan daun pisang.
  4. Rebus beras ketan yang sudah di bungkus tadi selama kurang lebih satu jam.
  5. Iris gula merah dan tambahkan tepung kanji sekaligus 100 ml air untuk saus lupis.
  6. Kemudian rebus dengan api sedang sampai mendidih.
  7. Angkat lupis.
  8. Sajikan lupis dengan saus gula merah dan parutan kelapa.

Mudahkan untuk membuat lupis di rumah bahannya pun tidak sulit untuk dicari di pasar atau di warung sekitar rumah anda. Jangan lupa untuk mencobanya dirumah untuk dihidangkan bagi keluarga atau juga bisa dibuat untuk peluang bisnis.

Kandungan Nutrisi

Beras ketan yang menjadi bahan utama pembuatan lupis ini ternyata memiliki banyak kandungan industri yang baik bagi kesehatan tubuh. Ketan merupakan makanan pokok yang biasa disajikan di masakan Asia Tenggara. Tekstur ketan yang lengket itu disebabkan oleh mutasi genetik tunggal.

1. Kandungan nutrisi pada secangkir yang kurang lebih sekitar 200 gram beras ketan berisi kalori sebesar 169 atau sekitar 8% asupan kalori yang direkomendasikan per hariannya.

2. Beras ketan mengandung rendah lemak. Menurut penelitian beras ketan hanya memiliki kandungan 0,33 gram lemak per cangkir. Lemak makanan dapat membantu mempromosikan pertumbuhan dan tubuh dalam penyerapan vitamin yang dijelaskan oleh Perpustakaan Nasional of Medicine dan National Institutes of Health.

3. Protein merupakan nutrisi penting yang sangat penting bagi struktur otot, kulit dan jaringan tubuh lainnya. Kandungan beras ketan per cangkirnya berisi sebesar 3,5 gram protein atau kurang lebih sebesar 8% dari rekomendasi asupan harian wanita yaitu sebesar 46 gram protein.

4. Beras ketan mengandun karbohidrat hampir sebesar 88%. Pada satu cangkir beras ketan mengandung 37 gram karbohidrat dan 1,7 gram serat. The Mayo Clinic mengatakan bahwa serat memilik berbagai manfaat bagi tubuh seperti mengatur tekanan darah dan kadar gula darah.

5. Kandungan nutrisi lain yang ada pada beras ketan adalah vitamin B6 sebesar 7% dan kandungan tembaga sebesar 9%. Institute of Medicine, menjelaskan bahwa vitamin B6 memiliki manfaat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, membantu dalam menghasilkan energi, dan menjaga keseimbangan hormon sedangkan kandungan tembaga bermanfaat memperkuat jaringan dalam tubuh, meningkatkan sistemkekebalan tubuh, dan meningkatkan fungsi otak.

Manfaat Beras Ketan

Selain mengandung nutrisi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh ternyata bahan utama pada lupis ini memiliki manfaat yang tentu sangat baik pula bagi tubuh kita. Berikut beberapa manfaat beras ketan bagi tubuh :

1. Sumber Energi

Secangkir beras ketan yang sudah dimasak mengandung sebesar 169 kalori atau sekitar 8% dari rekomendasi harian berdasarkan dengan diet 2.000 karbohidrat.

Tubuh sangat memperlukan asupan karbohidrat kompleks yang cukup banyak, yang ditemukan pada beras ketan yang nantinya akan diubah menjadi glukosa,dan bermanfaat untuk bahan bakar otak, hati dan fungsi otot.

Selain itu beras ketan juga mengandung tiamin yang bermanfaat sebagai sumber energi dengan membantu metabolisme makanan.

2. Menurunkan Resiko Penyakit Jantung

Kandungan serat yang ada pada beras ketan ini memiliki manfaat yang baik bagi tubuh seperti memberikan kontribusi untuk diet dan juga dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung. Kandungan serat yang ada pada secangkir beras ketan yang sudah dimasak kurang lebih sebesar 1,7 gram.

3. Membantu Menangkal Radikal Bebas

Selenium adalah senyawa mineral yang sangat penting untuk keperluan tubuh. Selenium ini banyak terkandung pada beras ketan. Senyawa ini bermanfaat sebagai anti-oksidan yang melindungi sel dalam tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

4. Mengatur Aktifitas Hormon Tiroid

Kandungan selenium yang ada pada beras ketan juga bermanfaat sebagai kelenjar tiroid dengan mengatur aktifitas hormon tiroid dan juga membantu pembuluh darah agar berfungsi dengan baik.

5. Menjaga Sistem Metabolisme Tubuh

Beras ketan juga memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena zat yang ada pada beras ketan berfungsi untuk menjaga sistem metabolisme tubuh agar tetap sehat. Metabolisme tubuh yang sehat dapat membantu proses karbohidrat, protein dan kolesterol yang ada didalam tubuh.

6. Menjaga Kesehatan Tulang

Institute of Medicine mengatakan bahwa kandungan dalam beras ketan juga dapatmembantu membuat proteoglikan. Proteoglikan merupakan sejenis protein yang berfungsi untuk menjaga tulang rawan dan pada jaringan tulang agar tulang tetap terjaga dan tetap sehat.

7. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Beras ketan adalah sumber prebiotik yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Prebiotik berfungsi sebagai makanan baik bagi bakteri yang ada di usus dan diperlukan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Kandungan zinc dalam beras ketan juga berfungsi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat dan kuat sepanjang tahun.

8. Melancarkan Sistem Pencernaan

Beras ketan mengandung serat yang sangat baik untuk membantu melancarkan sistem pencernaan tubuh. Secangkir beras ketan yang sudah dimasak bisa menghasilkan kurang lebih 1,7 gram serat dari rekomendasi asupan serat per hariannya.

9. Mencegah Anemia

Vitamin B6 yang terkandung dalam beras ketan ini dapat berfungsi untuk mencegah anemia dengan membantu sel darah merah yang ada di dalam tubuh. Secangkir beras ketan mengandung sekitar 4% vitamin B6 yang direkomendasikan untuk asupan harian.

10. Mengontrol Nafsu Makan

Neurotransmitter serotonin yang dihasilkan dari kandungan vitamin B6 pada beras ketan ini bermanfaat untuk membantu mengontrol nafsu makan dan juga mampu mengatur suasana hati. Dosis besar pada vitamin B6 ini juga dapat bermanfaat untuk meredakan gejala pramenstruasi syndrom dan morning sickness.

11. Mencegah Penuaan Dini

Beras ketan yang mengandung asam amino dan anti-oksidan ini dapat berfungsi untuk membantu merawat kesehatan kulit dan bisa membantu mencegah penuaan dini.

Tak hanya rasanya yang manis dan legit ternyata banyak juga manfaat yang didapatkan setelah memakan lupis dengan berbahan utama beras ketan ini. Meskipun demikian kamu harus tetapĀ  memperhatikan batas untuk mengonsumsi beras ketan yang aman dan baik bagi tubuh.

Beras ketan tidak baik dikonsumsi bagi orang penderita diabetes karena makanan dengan glikemik yang tinggi bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan jika terlalu banyak mengonsumsi vitamin B6 juga dapat menyebabkan masalah neurologis.

Jangan lupa untuk mencoba membuatnya dirumah untuk dihidangkan bagi keluarga atau saudara dijamin ketagihan dengan rasa manisnya. Selamat mencoba dan semoga artikel ini bermanfaat bagi teman – teman semua. Terimakasih.