Cara Membuat Santan Pasta | Santan Krem

Cara Membuat Santan Pasta – Di era sekarang terlihat jelas kecenderungan masyarakat untuk menggunakan produk siap pakai, diantaranya santan. Santan merupakan cairan berwarna putih yang diperoleh dari pengepresan atau pemerasan daging kelapa segar dengan atau tanpa penambahan air.

Santan yang dikemas melalui proses pasteurisasi (sterilisasi) tidak hanya awet tetapi juga siap untuk disajikan atau di olah. Pengolahan santan awet dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jenis dan ukuran buah kelapa, cara dan tahap pemerasan dan lainnya. Untuk memproduksi santan akan menguntungkan jika dipergunakan buah kelapa yang berukuran kecil karena persentase daging buahnya lebih banyak dibandingkan buah yang berukuran besar.

Santan yang paling stabil diperoleh dari buah kelapa yang berumur 11-12 bulan. Untuk mempertahankan kestabilan santan dan mencegah pengendapan perlu ditambahkan bahan kimia yang biasa dipakai untuk pembuatan kue seperti natrium karboksi metil selulosa (CMC) dan tween.

Santan pasta adalah produk santan yang siap pakai dan mudah diolah menjadi berbagai masakan.

Bahan:

– Buah kelapa
– CMC 2%
– Tween 80
– Air masak
– Natrium metabisulfit (NaHSO3) sebagai pengawet jika perlu

Cara Membuat Santan Pasta

a). Pembuatan Santan

  • Daging kelapa yang telah dipilih dibuang kulit luarnya (dikukur) dengan pisau stainless stell/ baja yang tajam kemudian ditimbang dan segera dimasukkan ke dalam air mendidih selama 1 menit supaya betul-bertul bersih.
  • Kelapa diparut dengan mesin parut dengan kapasitas butir 50 kelapa dalam 48 menit
  • Hasil parutan kelapa diperas dengan penambahan air hangat dengan perbandingan 1 : 1. Pemerasan dapat dilakukan dengan tangan atau alat pengepres
  • Santan disaring untuk mengurangi jumlah air dengan kain penyaring atau alat penyaring

b). Pemisahan Krem Santan

Krem santan dimasukkan ke dalam mesin pemisah krem model Westfalia Separotor AG (1984) D-4740 untuk memisahkan krem dan cairan encer atau dapat dengan cara dipanaskan di atas kompor, kemudian bagian atas (krem) dipisahkan.

c). Homogenisasi

  • Krem yang dihasilan ditambah air dengan perbandingan 1 : 0,5
  • Tambahkan 2% CMC dan 0,1% Tween 80 dari berat krem dan air sebagai penstabil
  • Selanjutnya campuran tersebut diaduk selama 5 menit.

d). Pengalengan

  • Siapkan kaleng/botol sebagai wadah, cuci sampai bersih, lalu di keringkan
  • Isikan krem santan ke dalam kaleng
  • Buang uap yang ada di dalam kaleng dengan cara disedot dengan alat metal Box line Exhauster (atau diganti dengan oven) pada suhu 80-850C selama 10 menit.
  • Tutup kaleng rapat-rapat (diseal).

e). Sterilisasi (untuk menghindari ketengikan dan santan tidak pecah)

  • Siapkan autoklaf/dandang yang digunakan untuk sterilisasi
  • Selanjutnya sterilkan kaleng yang telah berisi krem santan, selama 35 menit pada suhu 121oC.

f). Pengemasan dan Pemasaran

Sumber :  dekindo.com