Cara menanam kelapa – Pohon kelapa merupakan salah satu pohon tropis yang menghasilkan buah kelapa. Usia dari pohon kelapa sendiri dapat bertahan hingga puluhan tahun dengan tinggi berkisar 90 kaki. Pohon kelapa juga dapat dimanfaatkan dari sisi ekonomi yang dapat berguna untuk kayu, atap bangunan dan masih banyak manfaat lain.

 

Cara Menanam Kelapa Hasil Terbaik

Untuk dapat menghasilkan pohon terbaik terdapat beberapa hal yang harus di penuhi, diantaranya ada beberapa proses yang harus dipenuhi:

 

Pemilihan Benih Tanaman

Dalam pemilihan benih varietas unggul dapat dipilih dari pohon induk yang telah tumbuh sekitar 30an tahun lebih. Produksitivas buah yang dapat dihasilkan berkisar antara 100an buah dalam satu pohon serta rentang waktu setahun. Batang pohon harus kuat, bentuknya lurus serta memiliki daun yang tidak layu ditambah tidak boleh terkena hama.

Dalam pemilihan benih pilihlah tipe tanaman yang sudah tua dengan rentang umur kurang lebih 12 bulan. Lalu carilah buah kelapa dengan tipe 4 atau 5 dari kulit yang berwarna coklat, berbentuk bulat serta bentuknya yang agak lonjong, kulit luarnya licin serta halus dan memiliki panjang tak kurang dari 25 cm, serta lebar buah yang tidak kurang dari 22 cm.

 

Mempersiapkan Benih Tanaman

Setelah selesai memilih benih yang berkualitas, bibit-bibit yang akan ditanam tersebut sebaiknya lakukan pengistirahatan pada bibit tersebut rentang waktu sekitar 1 bulan ditempat yang memiliki kadar udara yang segar, tidak bocor, tempat yang kering, serta yang paling penting bibit tidak terkena sinar matahari secara langsung. Suhu udara yang pas untuk tempat pengistirahatan benih dalam rentang suhu sekitar 25 – 27 derajat C.

 

Baca : Olahan Kelapa Muda Ekonomis Hingga Manis!

 

cara menanam kelapa

 

Penyemaian Menggunakan Polybag

Benih kelapa yang sudah dipersiapkan tadi buat sedikit goresan dengan panjang tak kurang dari 5 cm pada tempat sabut yang timbul disebelah tangkai yang dihadapkan ke sisi terlebar dengan menggunakan pisau. Goresan yang dilakukan tadi cukup dilakukan sekali saja, jangan dua kali atau lebih.

Lakukan penanaman benih kelapa dikedalaman sekitar 2-3 bagian dari goresan yang telah dibuat tadi, lakukan dengan menghadap ke atas, lalu bagian mikrotil menghadap ke sisi bagian timur.

Kemudian posisi penanaman benih berada dalam posisi segitiga yang saling bersinggungan. Lalu permeter persegi tadi dapat diisi sekitar 30 – 35 benih.

Proses penyemaian di dalam polybag akan menghabiskan waktu sekitar 6 – 12 bulan, kemudian jika sudah berdaun tak kurang dari 6 helai dan ketinggian batang antara 90 -100 cm.

 

Pemeliharaan Ketika Proses Penyemaian

Berikut ini langkah-langkah dalam cara menanam kelapa ketika tahap pemeliharaan:

Melakukan penyiraman menggunakan air hingga kondisi tanah jenuh, lalu setelah itu dapat disiram menggunakan selang secara rutin setiap pagi dan sore hari. Hal yang harus diketahui bahwa kebutuhan tanaman atas air tersebut tergantung pada usia bibit yang ditanam.

Jika memang diperlukan, beri tambahan pengamanan menggunakan insektisida atau fungisida dengan dosis tak kurang dari 2 cc/liter, kemudian berikan secara merata pada seluruh bagian tanaman tadi.

Beri pupuk organik kemudian lakukan pemberian pupuk selama kurang lebih satu bulan sekali. Campur pupuk tersebut dengan tanah yang berada di polybag.

Terakhir pilih bibit yang sudah disemai tadi ya dalam waktu sekitar satu bulan.

 

Pemindahan Bibit Kelapa

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memulai cara menanam kelapa dalam pemindahan bibit:

Ketika hendak memindah bibit, lakukan ketika sudah memasuki musim penghujan.

Bibit yang berasal dari polybag harus dipindahkan ketika umur tanaman sudah mencapai mencapai usia sekitar 9 – 12 bulan. Akar yang tumbuh diluar polybag, harus dilakukan pemotongan pada saat 2 – 3 hari sebelum dilakukan pemindahan bibit.

 

cara menanam kelapa

 

Media Tanam Yang Digunakan

Tanaman kelapa dapat hidup dalam media tanam seperti halnya laterit, pasir, tanah berbatu, dan aluvial. Namun untuk membuat tanaman kelapa yang memiliki produktivitas unggul, alangkah baiknya ditanam menggunakan tanah aluvial.

Dalam masa pertumbuhannya, tanah harus memiliki ketersediaan air tanah yang cukup karena sangat dibutuhkan tanaman kelapa. Air tanah yang diperoleh juga harus memiliki ketersediaan yang sama selama curah hujan satu bulan pertama

Kemudian tanah yang akan digunakan untuk tanaman kelapa adalah tanah yang datar, jika tanah memiliki kemiringan rentang 3 – 50%, lebih baik lakukan pembuatan teras untuk mencegah terjadinya erosi serta mempertahankan kesuburan tanah.

 

Pengolahan Media Tanam

Jika pH tanah memiliki tingkat keasaman yang tinggi, lakukan pengapuran. Lakukan hal tersebut hingga pH tanah stabil direntang 6 – 8. Lakukan pemupukan menggunakan pupuk TSP 300 gr pada setiap lubang yang akan ditanami kelapa.

 

Teknik Cara Menanam Kelapa

Berikut langkah-langkah cara menanam kelapa:

Cara menanam kelapa dengan metode penanaman segitiga dari lahan yang akan digunakan, kemudian buat tanaman terkena sinar matahari secara langsung. Kemudian tanam dengan jarak 9m x 9m x 9m.

Buat lubang tanam sebelum masuk di bulan 1 – 2 sebelum dilakukan proses penanaman. Hal ini berguna untuk menghilangkan keasaman tanah. Ukuran digunakan kurang lebih 60cm x 60cm x 60cm hingga 100cm x 100cm x 100cm.

Lakukan penanaman ketika memasuki awal musim penghujan.

Terakhir waktu yang pas untuk penanaman ketika memasuki bulan berikutnya ketika curah hujan pada waktu sebelumnya berada di pada curah kurang lebih 200 mm.

 

Metode Penanaman Tanaman

Pada bagian atas tanah harus dicampur dengan pupuk fosfat dengan dosis tak kurang dari 300 gr pada setiap lubangnya, jika sudah masukkan bibit ke dalam lubang penanaman.

Dibagian bawah polybag, masukkan ke dalam lubang tanam, lalu iris hingga bagian akhir.

 

Baca Juga: Cara Menghasilkan Kelapa Hibrida Berkualitas!

 

Penyiangan Tanaman

Lakukan penyiangan dibagian piringan tanaman kelapa dengan lebar sekitar 1 meter di tahun pertama, lalu 1,5 di tahun kedua, kemudian 2 meter di tahun ketiga. Potong parasit dan hama tanaman menggunakan parang hingga batas permukaan tanah. Lakukan penyiangan 4 minggu sekali ketika memasuki musim penghujan, dan 6 minggu – 2 bulan ketika sudah memasuki musim kemarau.

 

Penjarangan serta Penyulaman Tanaman

Penjarangan serta penyulaman tanaman merupakan Teknik yang dilakukan dengan menukar tanaman yang tumbuh tidak maksimal. Jika tanaman tumbuh secara tidak normal, sebaiknya tanaman segera diganti menggunakan bibit lainnya.

 

Perampalan

Perampalan merupakan cara yang digunakan untuk membuang daun yang bewarna cokelat karena kering. Buanglah daun tersebut.

 

Pemupukan Tanaman

Pemupukan dapat dikerjakan saat tanah yang sedang ditanami kekurangan nutrisi. Pada bulan pertama  pemupukan menggunakan 100 gr pupuk urea atau sejenisnya yang diberikan pada 15 cm dari pangkal batang. Selanjutnya pada pemupukan kedua adalah 2 kali dalam waktu satu tahun. Pemupukan dilakukan ketika musim hujan sudah berakhir rentang bulan april atau mei serta ketika memasuki awal musim hujan.

 

Teknik Perawatan Tanaman

Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin  jika sudah memasuki bulan kemarau untuk merawat pohon tetap tumbuh dengan baik. Lakukan juga penyiraman secara rutin yaitu dilakukan secara rutin sekitar 3 hari sekali. Lakukan penyiraman tersebut setiap sore.