Cara Membuat Kelapa Parut Kering

cara membuat kelapa parut kering

Tentang Kelapa Parut Kering

Kelapa paut kering merupakan bahan yang berkadar air rendah (maksimal 3%) sehingga dapat disimpan lama. Manfaat praktisnya dapat ditambah air, kemudian dipres untuk mendapatkan santan yang digunakan untuk memasak. Disamping itu, ini digiling sampai halus menjadi tepung kelapa. Cara membuat kelapa parut kering tidak terlalu rumit,, jadi akan sangat cocok dijadikan industri rumahan.

Tepung kelapa digunakan untuk bahan pembuat roti dan kue. Sebelum digunakan, kelapa parut kering dibasahi dengan air, kemudian diperas utnuk mengeluarkan santannya. Walaupun kelapa parut belum banyak beredar di pasaran, diperkirakan di masa mendatang, terutama di perkotaan, kelapa parut semakin banyak diminati masyarakat untuk membuat masakan karena lebih praktis dibanding kelapa segar yang harus diparut terlebih dahulu.

Cara Membuat Kelapa Parut Kering

Bahan :

  • Buah Kelapa

Peralatan 

  • Alat pencungkil,
  • Pisau pengupas kulit daging buah,
  • Mesin pemarut,
  • Alat pengering.

Proses Pembuatan

  1. Pengupasan Tempurung, usahakan agar daging buah tidak pecah. Untuk memudahkan pengupasan, buah kelapa dapat dipanaskan terlebih dahulu dengan menggunakan uap panas selama 30~40 menit.
  2. Pengupasan kulit daging buah sampai bagian luar daging buah menjadi putih bersih tanpa menyisakan kulit daging.
  3. Daging buah dipotong, kemudian dicuci bersih dan setelah itu daging buah ditiriskan
  4. Blanching (Potongan daging buah dicelupkan ke dalam air panas (80~850C) selama 5~8
    menit untuk membunuh sebagian mikroba, mematikan enzim penyebab pencoklatan, dan melunakan jaringan daging buah).
  5. Daging buah diparut dengan menggunakan mesin untuk mendapatkan parutan seperti pita halus, atau desintegrator untuk mendapatkan parutan berupa butiran.
  6. Parutan kelapa dikeringkan untuk menurunkan kadar air menjadi maksimum
    3%.
  7. Kelapa parut kering harus dikemas secara kedap udara dan uap air. Kemasan yang dapat digunakan adalah kantong plastik polietilen, kantong aluminium berlapis plastik, kotak plastik semi kaku, botol kaca, dan kotak kaleng. Sangat dianjurkan ke dalam kemasan dimasukkan gas nitrogen atau karbondioksida agar bahan terkemas mempunyai daya simpan yang lebih panjang.

Mesin Parut Kelapa