Siapa tak mengenal pohon kelapa? Pohon yang menjulang tinggi serta memiliki buah yang besar-besar serta merupakan jenis pohon yang terkenal manfaat sabut kelapanya,buahnya,dan daun – daunnya. Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah tropis yang cuacanya lebih panas.

Pohon kelapa atau yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama coconut ini memiliki sangat banyak manfaat bagi kehidupan kita. Berikut ini ialah beberapa bagian-bagian dari pohon kelapa yang sering dimanfaatkan, selain bagian air serta daging buahnya :

  1. Batok Kelapa dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan arang batok kelapa.
  2. Daun Kelapa dimanfaatkan untuk salah satu jenis daun pembungkus makanan.
  3. Batang atau ruas dari jari – jari daun kelapa sering dimanfaatkan untuk salah satu bahan dasar dalam membuat sapu lidi

Tidak hanya manfaat bagian kelapa tersebut, ternyata masih ada satu bagian lain dari kelapa yang bisa dimanfaatkan, yaitu sabut kelapa.

Meskipun termasuk salah satu jenis limbah, namun demikian, manfaat sabut kelapa ternyata dapat dimanfaatkan menjadi banyak hal. Apa saja manfaat dari sabut kelapa? Berikut ini adalah beberapa diantaranya :

  Manfaat Sabut Kelapa

 

Manfaat Sabut Kelapa

 

  • Sebagai Bahan Bakar

Sabut kelapa memiliki sifat yang mudah terbakar, sehingga sering dimanfaatkan untuk bahan bakar. Contohnya ialah sebagai bahan bakar dalam proses pembuatan arang batok kelapa, pengganti bahan bakar kayu di rumah-rumah, di restoran-restoran tradisional di kota besar yang menggunakan tungku tradisional, juga pada industri pembuatan keramik dan genteng.

  • Sebagai Bahan Dasar Kerajinan

Sejak dahulu, sabut kelapa sudah banyak dimanfaatkan menjadi bahan baku untuk memproduksi aneka kerajinan, baik berbentuk peralatan rumah tangga seperti sapu ijuk dan keset, barang keperluan sehari – hari seperti tas dan dompet, pajangan dan hiasan, juga spring bed, bantal, karpet, jok, dashboard kendaraan, serta yang lain sebagainya.

  • Untuk Menetralisir Air dan Bau Semen

Pada kolam yang baru selesai dibuat, bau semen yang bercampur dengan air bisa menyebabkan ikan mati. Sabut kelapa dapat dimanfaatkan untuk mengatasi bau tersebut. Selain itu, sabut kelapa juga akan menetralisir kandungan air pada kolam yang baru selesai dibuat tersebut.

  • Sebagai Komponen Alat Penyaring Air Sederhana

Struktur sabut kelapa yang berserat dapat digunakan untuk membantu proses penyaringan air. Sabut kelapa yang dimanfaatkan adalah yang telah dibuang kulit arinya. Air yang melewati saringan sabut kelapa akan disaring dari sampah atau kotoran. Proses penyaringan harus dilakukan berulang – ulang kali untuk mendapat air yang benar – benar jernih dan bersih.

  • Pembuatan Pupuk Organik

Siapa yang menyangka, ternyata kegunaan sabut kelapa pun dapat diolah serta dimanfaatkan menjadi salah satu jenis pupuk organik. Pupuk organik yang dibuat dengan menggunakan sabut kelapa ini bisa untuk menyadangkan air 60%  lebih banyak dibandingkan pupuk yang lain. Hal ini tentu saja akan sangat berguna bagi daerah yang memiliki curah hujan yang rendah atau daerah yang sering mengalami kekeringan.

Selain itu, sabut kelapa juga memiliki kandungan unsur hara serta mineral yang sangat baik untuk pertumbuhan dari tanaman, sehingga memang sangatlah cocok untuk digunakan sebagai salah satu bahan pembuatan pupuk organik.

  • Sebagai Bahan Dasar Membuat Briket

Selain batubara, nyatanya, sabut kelapa juga bisa digunakan sebagai bahan baku untuk membuat briket. Kelebihan briket dari sabut kelapa ini adalah sifatnya yang ramah lingkungan dan juga biaya produksi yang kecil sehingga harga jualnya pun lebih murah.

Briket yang berbahan dasar sabut kelapa ini memiliki sifat yang lebih ramah lingkungan serta anda akan menekan biaya produksi, karena biaya produksi briket sabut kelapa ini jauh lebih murah dibanding briket dari batubara.

Cara pembuatan briket sabut kelapa juga tidak terlalu sulit karena proses pembuatannya hampir sama dengan cara pembuatan briket tempurung kelapa.

  Produk Kreatif dari Sabut Kelapa

 

Manfaat Sabut Kelapa

Pada negara – negara yang menghasilkan kelapa, sabutnya sudah menjadi komoditi ekspor yang sangat menguntungkan. Namun di Indoneisa, pengolahan serat sabut kelapa dilakukan belum secara maksimal. Artinya, peluang di bidang ini masih sangat besar terbuka . Apalagi, teknologi pengolahan serat sabut kelapa relatif sederhana dan banyak sekali bahan yang bisa diproduksi.

  • Pembuatan Sapu Ijuk

Sapu ijuk mungkin meruapakn salah satu jenis peralatan rumah tangga yang tidak dapat lepas dari kegiatan bersih-bersih dari ibu rumah tangga atapun asisten rumah tangga. Ya, sapu ijuk merupakan salah satu jenis sapu yang salah satunya dibuat dengan menggunakan limbah dari pengolahan kelapa, yaitu sabut kelapa Manfaat sabut kelapa yang sudah kering biasanya akan diolah lagi hingga sedemikian rupa.

Dan akhirnya nanti akan berubah menjadi serabut – serabut tipis, yang diikat dan digabung menjadi satu menjadi bentuk sapu ijuk, yang sering kita gunakan sehari-harinya.

 

               Berikut Cara Membuat Keset Dari Sabut Kelapa :

Alat dan Bahan Yang Dibutuhkan :
  • sebilah bambu atau carang sepanjang 1 m
  • sebilah bambu berukuran kecil besaran 3-4 mm panjang 20cm
  • sabut kelapa dari 2 buah kelapa
  • tali (tambang) dari sabut kelapa
  • kayu pemukul serta batu landasan
  • sikat dari kawat (dapat dibuat menggunakan paku-paku kecil yang ditancapkan pada kayu yang dibuat seperti sikat)
  • pisau / parang serta jarum karung
Cara Membuat :
  1. sabut kelapa dipukul – pukul agar daging sabut terlepas.
  2. sabut yang telah dipukul – pukul disikat supaya serabut yang pendek juga terlepas
  3. serat yang pendek dibuat menjadi tali
  4. serat yang panjang diikat menggunakan tali sabut bagian ujungnya dengan ukuran kurang lebih segenggam jari telunjuk
  5. tiap 1 buah sapu terdiri dari 4 akar sabut kelapa terpisah serta 1 ikat sabut kelapa yang diikat langsung pada ujung tangkai sapu
  6. tusukkan sebilah bambu kecil pada ikatan sabut kelapa diujung tangkai ibaratnya sebagai bahu dan juga sebagai penahan
  7. tusukkan keempat ikatan sabut di bahu kanan dan juga bahu kiri tangkai masing – masing 2 ikat
  8. ikatlah ujung sabut kelapa bagian – atas bahu tangkai – sapu siap dipakai.

 

  • Dibuat Serat Sabut Kelapa (Coconut Fiber)

Coconut fiber adalah bentuk bahan olahan dari serabut kelapa yang berbentuk kotak dan seperti jaring – jaring yang biasanya dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya longsor.

Coconut fiber diletakkan di tempat yang diperkirakan rawan longsor seperti tebing – tebing atau tanjakan untuk meminimalisir terjadinya longsor.

  • Dibuat Keset

Manfaat lainnya dari sabut kelapa yang perlu anda ketahui, dan mungkin juga anda sudah mengetahuinya adalah dimanfaatkan sebagai pembuatan keset. Keset ini memilikki bahan baku yang hampir sama dengan sapu ijuk dan coconut fiber. Biasanya keset dari sabut kelapa ini diletakkan dibagian luar rumah.

 

               Berikut Cara Membuat Keset Dari Sabut Kelapa :

      Alat :
  • Tempat Untuk Menganyam  / Rimbagan
  • Pisau
  • Palu
  • Gunting
  • Alat pemangkas keset / Gobet
    Bahan yang dibutuhkan :
  • Tali ( tambang ) dari sabut kelapa
  • Sabut kelapa
  • Minyak kelapa
    Cara Membuat:
  1. Siapkan alat serta bahan – bahannya.
  2. Bentuklah sabut kelapa menjadi seperti bantal.
  3. Pasangkan tali (tambang) dari sabut kelapa pada rimbagan sebagai alur untuk menganyam.
  4. Oleskan minyak kelapa secukupnya pada tali tersebut agar saat dianyam tidak tersendat.
  5. Anyamlah tali sebagai awalan sekaligus menjahit pondasinya.
  6. Anyam sabut kelapa seperti halnya menenun , masukan dari atas dan ditata sejajar sampai semuanya terisi penuh.
  7. Setiap satu baris harus dirapatkan dengan dipukul – pukul dari atas dengan palu agar keset menjadi padat dan juga kuat.
  8. Jika sudah selesai menganyam kemudian, permukaan keset dipangkas agar rata.

 

  • Sebagai Penahan Erosi/Dibuat menjadi Cocomesh

Untuk dijadikan media penahan erosi, sabut kelapa terlebih dahulu diolah menjadi jaring sabut kelapa atau cocomesh. Caranya, sabut kelapa dibuat menjadi tali sabut, kemudian dianyam dengan ukuran yang telah ditentukan.

Cocomesh juga mampu menghijaukan kembali area bekas tambang. Penggunaan cocomesh ini sudah mulai sangat terkenal di kalangan para reklamator tambang. Karena sudah terbukti amat efektif untuk menahan erosi bekas tambang, dan dapat menghijaukan kembali area bekas tambang yang dipadukan dengan penumbuhan cover crop, atau biji-bijian penutup lahan.

  • Dibuat Menjadi Kasur Sabut Kelapa

Kasur sabut kelapa dibuat dengan menggunakan kombinasi sabut kelapa dan lateks karet. Hasilnya, kasur sabut kelapa juga tidak perlu menggunakan  pegas atau per, karena sudah lentur dan empuk secara alami.

Kasur ini juga memiliki kelebihan lain, yaitu anti bakteri dan juga anti air. Karena itu, kasur ini sangat cocok digunakan untuk bayi dan anak-anak.

  • Dibuat Matras Sabut Kelapa

Matras sabut kelapa mempunyai sifat yang amat lentur tetapi tidak mudah tertekan, sehingga banyak digunakan sebagai matras kesehatan untuk orang yang sering mengalami nyeri pinggang.

Matras ini juga cocok untuk bayi karena mampu menyerap bau, sehingga membuatnya tetap nyaman walaupun sering terkena ompol. Matras sabut kelapa juga dapat digunakan sebagai campuran lapisan spring bed yang sangat berkualitas.

  • Dibuat Jok Kendaraan

Sabut kelapa memiliki sifat lentur yang sangat baik, kuat, tidak berbau, tahan lama, dan tingkat pencemarannya sangat rendah.Sehingga keunggulan sabut kelapa ini dapat menarik produsen otomotif  terkemuka di dunia, seperti Mercedes Benz, Volkswagen Porche, dan Opel di Eropa, untuk menggunakan sabut kelapa sebagai bahan pengisi jok mobil, dan juga pesawat terbang.

  • Dibuat Tali Tambang

Tali tambang sabut kelapa merupakan bahan utama untuk membuat aneka karya dan kerajinan berbahan dasar sabut kelapa, seperti tali sabut untuk kerajinan, tali sabut untuk tali dadung untuk tali kapal, tali sabut untuk coco mesh serta kegunaan lain-lain. Dan bisa dikatakan tali sabut kelapa adalah bahan dasar  utama kedua setelah serat sabut kelapa itu sendiri.

Tidak hanya menjadi serat, sabut kelapa juga sering dibuat menjadi tambang, yang juga merupakan bahan dasar pembuatan bermacam – macam kerajinan. Tali tambang juga dimanfaatkan untuk tali dadung, tali kapal, tali cocomesh, dan sebagainya. Tali tambang memiliki ukuran yang berbeda – beda tergantung jumlah lilitan (ply), ada yang 2 ply, 3 ply, 4 ply dan seterusnya.

  • Dibuat Peredam Getar dan Suara

Sabut kelapa ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai aplikasi peredam getar dan suara. Dan kelebihannya adalah lebih menyehatkan dan tidak membuat gatal, tidak seperti rock wool yang banyak digunakan selama ini. Berbahan hampir sama dengan matras sabut kelapa, yang dipasang di dinding atau dekat sumber getar dan suara, Hasilnya sangat efektif dalam meredam getar dan suara.

Salah satu penerapannya adalah untuk meredamkan suara dan getaran di studio musik, dan sebagai contoh, kantor Rumah Mesin menggunakan media sabut kelapa untuk mengurangi suara yang berasal dari kendaraan di tepi jalan.

  • Dibuat Menjadi Cocosheet

Cocosheet dibuat dengan cara menjahit dan mengeritingkan sabut kelapa hingga berbentuk lembaran, kemudian dilapisi dengan bahan latex. Kerajinan ini bisa digunakan untuk media rambat tanaman, misalnya untuk tanaman anggrek dan tanaman rambat sejenisnya.

  • Dibuat Coir Net

Coir net dibuat dari tali sabut berdiameter besar, yaitu sekitar 3 ply, kemudian dipilin membentuk ikatan setebal 1,5-2 cm. Jadi, bentuk dan kegunaanya mirip dengan coco mesh, tetapi hanya lebih besar dan lebih kokoh. Coir net banyak dipakai untuk teknik pengerasan jalan.

  • Dibuat Cocopot

Cocopot ialah kerajinan dari bahan sabut kelapa yang diolah menjadi pot, sekaligus media tanam langsung. Karena sifatnya yang alami serta ramah lingkungan, cocopot sangat direkomendasikan untuk menggantikan poly bag.

  • Dibuat Cocopeat

Pada proses pembuatannya serat sabut kelapa menjadi coir fiber sheet dihasilkan produk samping berupa cocopeat, yaitu keping-keping gabus sabut kelapa.

Cocopeat mempunyai sifat yang mampu menahan kandungan air dan unsur kimia dari pupuk, serta dapat menetralkan kadar keasaman dalam tanah, sehingga banyak dimanfaatkan sebagai media tanam hortikultur dan juga rumah kaca. Sebagai media tanam, cocopeat bisa dimanfaatkan bersama tanah ataupun berdiri sendiri.

Cocopeat disebut-sebut sebagai media tanam alternatif yang memiliki kualitas sangat baik seperti halnya tanah. Tak heran, peminatnya pun cukup tinggi, sehingga media tanam ini pun mudah dijumpai di toko-toko tanaman hias.

                 Berikut proses Membuat dan Mencetak Cocopeat :

 

  1. Pilih kelapa yang sudah tua, yang seratnya matang, sehingga bisa dimanfaatkan cocofiber-nya.
  2. Lakukan tahap proses penguraian sabut kelapa.
  3. Pisahkan antara bagian yang berupa serat sabut kelapa (cocofiber) dengan serbuk sabut kelapa (cocopeat).
  4. Pisahkan serat sabut kelapa yang berukuran pendek dari serbuk cocopeat dengan cara mengayaknya, sehingga hanya diperoleh serbuk sabut kelapa yang ukurannya benar-benar seukuran.
  5. Bersihkan cocopeat dengan cara dicuci atau dibiarkan terkena air hujan untuk mengurangi kadar garamnya hingga sekita 2%. Setelah itu, lakukan proses pengeringan sampai cocopeat memiliki tingkat kekeringan yang baik, yaitu kadar airnya tidak diatas dari 12%.
  6. Cetak cocopeat menjadi cocopeat blok. Ukuran yang digunakan bisa beragam, tetapi pada umumnya ukuran yang biasa digunakan adalah 30x30x15 cm dan 30x30x20 cm dengan berat setiap blok cocopeat kurang lebih 5 kg.
  7. Cocopeat siap digunakan.

 

Untuk menghasilkan serbuk – serbuk sisa sabut kelapa ini untuk memisahkan antara sabut dan serbuk diperlukan mesin agar mendapatkan hasil yang maksimal, salah satunya adalah mesin pembuat cocopeat yang digunakan untuk menghasilkan cocopeat yang berkualitas.

 

  Keungungan Bisnis Sabut Kelapa

 

Manfaat Sabut Kelapa

Di Indonesia sendiri merupakan penghasil kelapa, sabut kelapa kering sering dibuang begitu saja. Mungkin hanya beberapa pelaku usaha pembuatan bata dan genteng sajalah yang sering membutuhkan dan menggunakan sabut kelapa tersebut untuk proses pembakaran. Tapi mungkinkah sabut kelapa hanya bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak, pembuatan batu bata, genteng saja.

Para pengerajin telah memanfaatkan serat sabut kelapa untuk diproduksi menjadi barang – barang yang sangat berguna, misalnya sapu lantai dan keset kaki. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi yang semakin canggih  serta dengan pengolahan sabut kelapa yang inovatif, sabut kelapa dapat menjadi produk kerajinan yang menarik dan benilai jual tinggi.

Seperti contohnya pemanfaatan sabut kelapa sebagai pengisi jok kendaraan sabut kelapa, kasur sabut kelapa, sofa sabut kelapa, pot sabut kelapa,matras sabut kelapa, dan aneka kerajinan sabut kelapa yang lainnya.

Namun, dengan menggunakan peralatan yang masih sederhana atau tradisional tentu tidak mampu memproduksi dalam jumlah yang besar, sehingga bisnis yang dijalankan tersebut tidak dapat berkembang melesat.