Mesin Tepung Kelapa / Desicated Coconut

Tentang Tepung Kelapa

Tepung kelapa juga sering disebut kelapa parut kering merupakan adalah tepung kelapa yang diperoleh dari parutan kelapa yang sudah cukup tanpa kulit ari. Pembuatan tepung kelapa lebih efektif jika menggunakan beberapa bantuan mesin tepung kelapa.

Tepung Kelapa sering digunakan untuk campuran dalam industri makanan kecil seperti permen, gula-gula, kue, puding dan lain-lain. Tepung ini bisa digunakan sebagai pengganti tepung gandum bebas gula dan kaya protein.

Mesin Tepung Kelapa

Mesin Pengolah Tepung Kelapa / Desicated Coconut ini didesain sederhana, cocok untuk indutri kecil ataupun menengah. Kelebihan dari mesin pengolah kelapa menjadi tepung ini akan dipandu untuk sekaligus belajar proses pembuatannya.

1. Mesin Cungkil Kelapa

mesin tepung kelapa
Mesin cungkil Kelapa

Spesifikasi Mesin Cungkil Kelapa :

  • Kerangka besi siku
  • Bahan stainless steel
  • Dimensi 800x600x1000 mm
  • Penggerak elektro motor 1/2 Hp
  • Fungsi untuk mencungkil daging kelapa dari tempurungnya
  • Kapasitas 200 butir/jam

2. Mesin Parut  Kelapa

mesin tepung kelapa

Mesin Parut Kelapa

Spesifikasi Mesin Parut Kelapa :

  • Bahan kotak produk stainlees
  • Rangka besi siku
  • Dimensi 500x400x900 mm
  • Penggerak 1 Hp 220 V 1 Ph
  • Fungsi untuk memarut daging kelapa
  • Kapasitas 200 – 300 butir/jam

3. Mesin Pengering kelapa

mesin tepung kelapa

Mesin Pengering Kelapa

 Spesifikasi Mesin Pengering Kelapa :

  • Diameter tabung 380 mm
  • Panjang Tabung 12 meter
  • Bahan stenless 2 mm
  • PemanasLPG
  • Penggerak eletromotor 3500 watt
  • Blower 12’’
  • Rangka siku 50/50
  • Kapasitas 100-200 kg/proses kontinu

Keunggulan

  • Sudah terinstall di banyak daerah dan menjadi percontohan
  • Garansi proses, alat dan mesin

Membuat Tepung Kelapa

Agar mendapatkan hasil tepung kelapa yang maksimal setidaknya gunakan mesin – mesin seperti yang telah disebutkan diatas tadi.

Untuk membuat Tepung Kelapa, setidaknya ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan (dikutip dari Tri Susanto dalam buku Sarmidi Armen, 2011) yaitu terdiri dari :

  1. Kelapa dikupas sabutnya dan tempurungnya dicungkil
  2. Kulit ari kelapa yang berwarna coklat kemudian dihilangkan, tujuannya adalah menghasilkan daging buah yang putih bersih. Fungsi dari penghilangan kulit ari tersebut adalah upaya untuk menghindari ketengikan. Kemudian cuci sampai bersih.
  3. Lakukan proses blanching (Pasteurisasi) dengan menggunakan uap panas bersuhu 90 C selama 5 menit
  4. Masuk proses perendaman dalam larutan NaHSO3 1000 ppm selama 10 menit, berfungsi untuk mencegah munculnya warna coklat, mencegah pertumbuhan mikroba dan untuk melarutkan gula yang ada dalam permukaan daging buah yang berasal dari air kelapa, langkah selanjutnya adalah tiriskan.
  5. Lalu Pemarutan daging buah kelapa yang akan dbuat menjadi Tepung Kelapa dengan mesin parut yang bentuk dapat disesuaikan dengan keinginan
  6. Kemudian pengeringan dengan suhu 50-60 C selama 6 -10 jam sampai mencapai kadar air 3%
  7. Keluarkan Tepung kelapa yang sudah kering dan angin-anginkan kamudian Tepung kelapa siap dibungkus dalam wadah yang kedap air dan udara.

Pada pembuatan Tepung Kelapa, dari bahan baku 10.000 butir biasanya akan menghasilkan rendemen sebanyak 10% nya atau akan mendapat sekitar 1 ton Tepung Kelapa.