olahan makanan dari kelapa merupakan berbagai makanan yang berbahan dasarkan kelapa.Disini saya akan memberikan beberapa contoh olahan makanan dari kelapa yang bisa kamu coba membuatnya atau pun kalian bisa membelinya.

Dari beberapa penjelasan dibawah mungkin kalian akan tertarik untuk mencoba beberapa dari makanan tersebut.Kebanyakan penjual dari makanan-makanan tersebut biasanya berjualan kaki lima atau biasa di pingir jalan,dll.

sebenarnya masih banyak olahan makanan dari kelapa yang bisa kita bahas disini.Namun disini saya hanya akan membahas beberapa dan kalian mungkin sudah mengenal nya atau bahkan mencicipi nya.

Beberapa makanan berbahan kelapa tersebut kebanyakan merupakan makanan tradisional indonesia.Dan diantaranya sudah jarang ditemui ataupun barang langka.

Parutan kelapanya dapat dibuat santan dan disulap menjadi masakan yang nikmat. Banyak makanan khas Indonesia yang menggunakan bahan dasar kelapa.

Selain menjadi makanan berat, dapat juga dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kue. Rasanya nikmat dan tidak kalah dengan kue-kue lezat dari negara-negara lain.

Oleh karena itu, makanan olahan kelapa saat ini sangat banyak dan mudah dijumpai di pasaran. Bahkan, dari sektor industri makanan dan biskuit juga tak ingin ketinggalan mencicipi lezatnya bisnis makanan dari bahan kelapa yang gurih ini.

Apa saja makanan olahan kelapa yang dapat menjadi pilihan Anda untuk menjadi hidangan di rumah? Simak pembahasan berikut ya.

Kalau selama ini Anda hanya menikmati kelapa dalam bentuk minuman, coba sekali-kali menikmati makanan olahan kelapa. Makanan dari bahan kelapa ini cocok dinikmati dengan pendamping kopi atau teh saat bersantai di sore hari.

Berikut beberapa pilihan makanan dari olahan kelapa yang bisa dicoba.

Jika  anda ingin mencoba resep kue pancong yang enak dan mudah bisa anda buat sediri,coba klik!!

Beberapa Contoh Olahan Makanan Dari Kelapa:

  1. Kue Pancong

Siapa yang tidak tau kue pancong? Kue yang satu ini merupakan kue khas Betawi yang terbuat dari tepung beras, santan kelapa, dan juga kelapa parut kasar. Kue ini berbentuk setengah lingkaran sesuai dengan bentuk cetakannya.

Cara membuatnya cukup mudah karena dimasak dengan cara dibakar di atas api hingga matang. Kue ini disajikan dengan taburan gula pasir yang membuat rasanya menjadi semakin manis.

Di era modern, kue pancong juga hadir dengan beberapa variasi topping, seperti cokelat, meses, susu kental manis dan keju.

  1. Kue Rangi

Selain kue pancong, kue rangi juga berasal dari Betawi dan menggunakan kelapa parut dalam adonannya. Kenapa dinamakan kue rangi? Itu karena kue rangi memiliki aroma yang wangi ketika dibakar.

Kue ini terbuat dari adonan tepung sagu yang dicampur dengan kelapa parut kasar dan disajikan dengan gula merah yang direbus bersama dengan nangka dan dikentalkan dengan sedikit tepung sagu.

Saat ini kue rangi sudah sangat langka dan jarang ditemukan, meskipun ada beberapa penjual keliling atau kue rangi kaki lima yang bisa dijumpai di ibukota atau daerah-daerah lain di Indonesia.

Kue rangi biasanya dijadikan jajanan atau panganan camilan yang murah meriah dengan harga satu baris atau satu deret berisi 6 rangi seharga Rp 500-Rp 1.000.

  1. Geplak

Berpindah ke Yogyakarta, kue khas Yogya ini terbuat dari bahan kelapa parut, tepung beras, dan gula pasir atau gula jawa. Biasanya kue ini memiliki 3 warna yaitu merah muda, hijau dan juga putih.

Warnanya yang beragam dan rasanya yang manis gurih membuat kue ini menjadi oleh-oleh favorit wisatawan yang datang ke Yogyakarta.

Tak hanya itu, geplak juga menjadi oleh-oleh yang ideal untuk dibawa bepergian karena cukup praktis dan sangat awet hingga berbulan-bulan asalkan ditempatkan dalam wadah rapat dan tertutup untuk menjaga kualitasnya. Jangan lupa untuk membeli kue ini saat berlibur di Yogyakarta, ya!

  1. Gemblong

Siapa yang belum pernah mencoba kue yang satu ini? jajanan ini termasuk dalam deretan jajanan pasar favorit. Kue ini terbuat dari tepung beras ketan putih, santan, margarin dan kelapa parut setengah tua.

Adonan diuleni hingga kalis lalu dibentuk seperti bola kemudian digoreng dan dilapisi dengan gula merah atau gula aren yang telah dilarutkan. Jajanan ini memiliki tekstur yang keras di luar namun lembut di dalam.

  1. Wingko Babat

Kue khas Lamongan ini terbuat dari kelapa parut, tepung beras ketan, dan gula pasir. Setelah semua adonan dicampur rata, wingko babat dibentuk bulat pipih lalu dipanggang atau dibakar hingga matang.

Kelapa parut yang digunakan untuk wingko haruslah kelapa muda agar tekstur wingko babat tetap empuk meski sudah dingin.

  1. Kue Sagon

Kue sagon sering dijadikan hidangan khas di acara-acara tertentu. Makanan ini juga termasuk kue yang khas saat lebaran dan biasa di hidangkan dimeja-meja maupun untuk cemilan.

Makanan yang terbuat dari tepung beras ketan, campuran kelapa parut tua, margarin, gula pasir, dan vanili. Rasanya manis dan gurih serta teksturnya sangat lembut meskipun luar teksturnya terlihat padat dan keras. Ketika baru matang, kue ini sangat menggugah selera karena aromanya yang sangat wangi.

  1. Kue Putu

Dikenal dengan cara pembuatannya yang sangat unik dengan cara dikukus dalam wadah bambu sehingga mengeluarkan bunyi seperti peluit. Kue putu terbuat dari tepung ketan yang dicampur dengan kelapa parut dan garam.

Semua bahan dicampur lalu dituang setengahnya dalam cetakan bamboo kemudian isi dengan gula merah. Sisa adonan ditutup lalu dikukus hingga matang. Kue putu dihidangkan dengan kelapa parut.

Kue ini memiliki 2 warna yaitu putih dan hijau yang menggunakan pewarna alami dari daun suji. Menikmati aneka makanan olahan kelapa yang beraroma harum dan gurih, akan semakin lengkap ditemani secangkir teh hangat ataupun kopi. Selamat menikmati aneka makanan dari kelapa

      8. Klapertart

Kue yang berasal dari Manado ini merupakan camilan yang terbuat dari buah kelapa dan sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Biasanya kue ini dibuat dengan dua cara yaitu dipanggang atau tidak dipanggang.

Teksturnya cenderung lembut di dalam. Kue ini terbuat dari tepung, gula, susu, mentega, dan parutan kelapa. Klappertaart sendiri berasal dari kata “klappe” yang berarti kelapa dan “taart” yang berarti kue.

Maka dari itu, kue yang berbahan baku kelapa ini mudah dijumpai di kalangan ekspatriat ataupun keluarga yang masih memiliki darah Belanda di Indonesia.

Dari beberapa penjelasan di atas kebayakan olahan makanan dari kelapa adalah makanan tradisional jawa tempo doeleo alias jadul.Yang sekarang jarang bisa kita temui pedagang nya.Dan biasanya pedagang nya merupakan mereka yang sudah sepuh dan resep nya pun kadang turun temurun.

Dari beberapa referensi saya munkin bisa mengisnpirasi anda untuk membeli atau membuat nya sendiri dirumah.atau pun bisa menjadi peluang usaha untuk anda.