Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Sabut kelapa

Sekarang ini sudah banyak masyarakat memiliki kesadaran diri akan kekurangan kesuburan tanahnya. Maka mereka berupaya menyuburkan kembali dengan memupuk tanah menggunakan berbagai bahan alami seperti pupuk kandang, pupuk kompos, dsb. Sabut Kelapa memiliki banyak sekali manfaat termasuk dijadikan kompos. Cara membuat pupuk kompos sabut kelapa pun terbilang mudah untuk dilakukan.

Pembuatan pupuk kompos merupakan  pengolahan limbah paling populer di kalangan masysrakat. Sisa-sisa sampah rumah tangga organik hampir semua dapat dijadikan penyubur tanaman ini. Sederhananya, sampah di timbun dan di balik-balik secara berkala, Lalu tinggal menunggu jadi.

Cara Membuat Pupuk Kompos Cair

Berikut ini  Cara mudah pembuatan pupuk Kompos Cair.

Bahan :

  • Sabut Kelapa ( 3 Bagian atau  -+ 25 Kg )
  •  Kotoran Kambing/bahan lain sejenis  ( 1 Bagian )
  • Air Tanah atau Sumur (sekitar 40 liter)
  • Golok/sejenisnya  (untuk mencacah sabut)
  • Karung Plastik berpori-pori besar atau kasa nyamuk
  • Ember dengan tutupnya/drum

Cara Membuat Pupuk Kompos Cair:

  1. Cacahlah sabut kelapa sampai menjadi potongan-potongan kecil, dengan ukuran kira-kira 3 x 3 cm. Tujuan pencacahan tersebut dilakukan untuk merangsang sabut untuk mengeluarkan lebih banyak lagi getah. Ini ditandai dengan munculnya aroma khas kelapa dari cacahan serabut.
  2. Masukkan potongan serabut tadi ke dalam karung.
  3. Ikat bagian atas karung. Langkah ini dilakukan karena sabut dan karung masih digunakan untuk pembuatan pupuk kompos cair sekali lagi.
  4. Rendamlah karung tersebut kedalam ember berisi air. Tingginya air disesuaikan dengan banyaknya sabut. Usahakan semua bagian sabut terendam air.
  5. Tambahkan kotoran kambing ke dalam ember.
  6. Tutup rapat ember tersebut, dan diamkan selama seminggu. Pada umur dua minggu cairan kompos dalam ember dapat digunakan.

*Selain dicacah, anda juga bisa mengurai sabut kelapa agar lebih mudah gunakanlah mesin pengurai sabut kelapa.

Untuk di perhatikan kompos cair yang dihasilkan konsentrasinya masih tinggi, sehingga  sebelum disiramkan ke tanaman, terlebih dulu  sebaiknya campur dengan air. ( kompos cair 1 bagian, dan air 3-4 bagian). Pemakainya cukup satu kali seminggu, disiramkan langsung ke media tanaman. Selamat menecoba.

Sumber : detikriau.org