Cara Merawat Mesin Parut Agar Awet
1. Bersihkan Mesin Setiap Selesai Digunakan
Ini adalah langkah sederhana tapi sering diabaikan oleh sebagian pengguna mesin parut, dimana setiap selesai digunakan itu harus di bersihkan sisa sisa parutan kelapa yang ada di mata parut.
Sisa kelapa yang tidak dibersihkan akan menempel dan parutan kelapa itu mengeras dan jika dibiarkan mesin akan macet dan kotoran itu akan menghambat putaran mata parut, dan mesin akan bekerja lebih lambat atau berat saat mesin parut digunakan kembali, berikut cara membersihkannya:
- Matikan mesin dan cabut sumber listriknya.
- Lepaskan bagian penutup jika memungkinkan tapi sebaiknya untuk mencopot bagian penutup agar dibersihkan secara merata.
- Bersihkan sisa parutan kelapa ataupun bahan poko lainnya setelah menggunakan mesin parut menggunakan alat sikat, hati hati harus menggunakan alat pelindung tangan karena mata parut yang tajam bisa melukai tangan kalian.
- Lap bagian luar dan dalam setlah selesai disikat dengan menggunakan kain kering
- Pastikan mesin benar-benar kering sebelum kita simpan dan kita pakai lagi
Jadi begitulah cara membersihkan mesin parut ketika selesai digunakan usahakan jangan mengabaikannya karena mesin parut yang tidak digunakan akan rusak dan tidak awet atau tahan lama.
2. Asah atau Ganti Mata Parut Secara berkala
Mata parut adalah bagian utama dan palin penting dimana iya berguna untuk memarut isi kelapa jika mata parut tajam maka mesin akan lebih cepat dan ringan dan jika mata parut atau gerigi tajam itu tumpul maka mesin tidak akan memarut kelapa melainkan menekannya, hasil nya mesin akan cepat rusak dan tidak awet. maka jika pisau itu tumpul:
- kelapa tidak terparut dengan baik
- motor menjadi lebih lambat dan keras
- resiko mesin macet meningkat
Jika mesin sering digunakan, sebaiknya periksa bagian mata parut atau mengganti nya dengan yang lebih tajam setiap beberapa minggu atau bulan agar mesin bekerja secara optimal.
3. Periksa dan Lumasi Bearing
Bearing atau bantalan pada mesin parut berfungsi yaitu menjaga putaran tetap halus dan stabil, jika bearing pada mesin parut kering ataupun kotor. Putaran mesin parut tidak akan stabil bahkan akan seret, dan mesin parut terdengar kasar.
Untuk menjaga agar bearing halus dan tidak kotor berikan pelumas secukupnya pada area bearing (hindari area yang bersentuhan langsung pada isi kelapa). tetap lakukan pengecekan secara rutin minimal sebulan sekali untuk penggunaan rutin.
4. Cek Kondisi Sabuk V-Belt
Untuk mesin parut dengan sistem sabuk untuk menggerakan mesin parut kelapa, itu biasanya memiliki peraturan untuk memasang sabuk di antaranya adalah:
- Pastikan tidak terlalu kencang
- Tidak terlalu longgar
- Kondisi sabuk tidak retak atau aus
Untuk sabuk usahakan memiliki kondisi yang sangat baik sabuk yang tidak dalam kondisi yang baik bisa menyebabkan mesin parut kelapa tidak memiliki tenaga karena tidak tersalurkan maksimal, dan mesin akan terasa lebih lemah.
5. Gunakan Mesin Sesuai Kapasitas Tidak Memaksakan
Ini adalah yang paling penting kebnyakan orang selalu memaksakan mesin atau tidak sesuai kapasitas, hingga menjadi penyebab mesin cepat rusak dan tidak awet. Maka selaluu hindari hal berikut:
- Memarut kelapa dengan menekan nya terlalu keras terus- menerus
- Memaksa mesin bekerja tanpa jeda, usahakan ketika mesin sudah merasa kita pakai dalam waktu yang lama dan mesin mulai terasa panas usahakan ada jeda terlebih dahulu, tujuan nya untuk menjaga mesin agar awet dan tahan lama
- Menggunakan mesin kecil untuk kapasitas besar
Berikut di atas adalah hal hal yang memang tidak boleh kita lakukan agar mesin tahan lama dan awet, dan hal yang paling penting berikan jeda pada mesin jika sudah digunakan dalam jumlah yang sangat banyak.
6. Simpan Mesin Parut di Tempat Kering dan Aman
Terlihat tidak penting justru ini yang paling fatal dimana kelembapan adalah musuh utama mesin yang berbahan logam, terdapat banyak masalah ketika kita asal menyimpan mesin apalagi ditempat lembab. Contoh masalahnya:
- Bagian logam mudah berkarat
- Komponen listrik berisiko rusak
Maka agar terhindar dari besi yang berkarat simpan mesin di ruangan kering dan tertutup. Jika perlu, tutup menggunakan kain atau plastik pelindung. Karena ketika mesin parut sudah berkarat maka akan mudah untuk keropos dan ketika bagian kerangka yang menopang semua komponen mesin, itu akan menjadi masalah yang sangat besar.
7. Periksa Kabel dan Motor Secara Berkala
sangat penting untuk periksa kabel dan motor dimana ketika kabel ada yang rusak akan menyebabkan koslet kepada mesin parut kelapa dan pengecekan mesin scara berkala untuk menimalisir adanya bagian motor penggerak yang rusak. Adapun beberapa pilihan untuk periksa mesin listril:
- Pastikan kabel tidak terkelupas
- Steker dalam kodisi yang baik
- Tidak ada bau terbakar saat kita menggunakan mesin
Jika mesin sudah terdengar seperti suara tidak normal atau bagian motor penggerak cepat panas, segera hentikan dan lakukan pemeriksaan terhadap mesin yang mengalami kerusakan, agar mesin awet dan tahan lama.
8. Keringkan Secara Menyeluruh
Mesin yang sudah dibersihkan oleh air , dan terdapat air yang tersisa pada bagian logam jangan dibiarkan karena menyebabkan karatan keapada mesin. Setelah dicuci:
- Lap mesin hingga benar benar kering
- Jika perlu, angin anginkan beberapa menit sebelum pasang kembali
- Jangan menyimpan mesin dalam kondisi basah
Berikut adalah hal hal penting yang selalu dilupakan oleh sebagian orang, semua komponen yang sudah di cuci harus di lap sampai benar benar kering apalgi bagian mata parut dan poros mesin.
Kenapa Mesin Parut Perlu Dirawat
Sama saja seperti kendaraan pada umumnya mesin parut ini juga memerlukan perwatan yang rutin karena mesin parut memiliki komponen yang sama seperti kendaraan yang terus bergerak dan bekerja keras, dan memerlukan cara merawat mesin parut agar awet.
Setiap kali mesin digunakan, pasti akan ada gesekan, panas, dan tekanan yang terjadi pada mesin di dalamnya, yang dimana seperti beberapa faktor dibawah ini jika tidak dirawat:
- Mata parut yang cepat tumpul
- motor penggerak yang mulai lambat dan berat
- poros mesin dan bearing cepat aus
- Mesin mudah macet
- Kerangka yang mudah keropos
- Sabuk yang mulai longgar bisa buat mesin lebih lambat dan cepat rusak
Dengan perawatan mesin parut yang rutin dan teratur bukan hanya kebersihan merawat mesin parut juga harus menjaga performa mesin dan keamanan saat menggunakan mesin parut. Jadi kenapa perawatan mesin parut kelapa ini sangat penting karena bisa bikin mesin parut kelapa awet atau tahan lama.
Kebiasaan Kecil yang Membuat Mesin Lebih Awet
Ada beberapa hal yang paling sederhana yang memang sering diabaikan ternyata sangat berpengaruh pada mesin parut kelapa diantaranya:
- Jangan menekan kelapa terlalu keras ke arah mata parut mesin parut kelapa.
- Potong kelapa sesuai ukuran pada mesin.
- Jangan menyiram air pada mesin secara langsung
- Hindari penggunaan tegangan listrik yang tidak stabil
Memang ini hanya kebiasaan kecil namun kebiasaan kecil ini bisa sangat memperpanjang usia pada mesin parut kelpa secara signifikan, jadi untuk hal ini usahakan jangan diabaikan justru hal kecil yang diabaikan bisa menjadi kesalahan yang sangat fatal kepada mesin.
Selain itu mesin dengan perawatan yang rutin akan memperpanjang usia nya dan semakin awet, dimulai dari hal kecil hingga ke yang besar, jadi usahakan tetap lakukan pengecekan menyeluruh kepada mesin parut kelapa selain agar mesin awet, dengan pengecekan berkala bisa menjauhkan kita dari kecelakaan saat bekerja.
Tanda- Tanda Mesin Parut Kelapa perlu Perawatan Rutin Secara Serius
Mesin parut kelapa memang terlihat sangat sederhana, tetapi memiliki peran yang sangat penting apalagi bagi usaha- usaha yang mengandalkan kelapa. Masalahnya banyak orang baru yang menyadari seberapa pentingnya perawatan rutin secara serius, mereka akan menyadari nya ketika mesin sudah sangat rusak, maka perlu perawatan rutin secara serius.
Awalnya memiliki tanda- tanda yang dimulai dari suara mesin yang berubah dan memang sangat terdengar aneh atau kasar, dan memiliki putaran yang sangat lemah, hasil parutan yang tidak bagus selain itu perawatan yang rutin bisa menghindari mesin cepat panas, dan mesin sering macet , perawatan yang rutin sangat penting, jika memang ingin mesin awet dan bisa tahan lama.
Dan jika memang mesin rusak, kita tidak bisa mmperbaikinya usahakan jangan memaksakan bawa mesin parut kelapa ke teknisi ahlinya, karena teknisi pasti tau dimana permasalahan dari mesin yang rusak.
Untuk itu lebih baik mengeluarkan biaya perawatan daripada harus membeli yang baru, maka diwajibkan kita harus melakukan perwatan dan pengecekan secara rutin, jangan sampai ketika mesin sudah rusak total kita baru akan memperbaikinya.
Kenapa Tidak Boleh Menunda Perawatan
Kenapa tidak boleh menunda perawatan? karena semakin lama mesin tidak dirawat secara rutin mesin akan cepat rusak dan tidak awet, selain itu menunda perwatan bisa menyebabkan. Biaya perbaikan mahal, waktu produksi terganggu, risiko kecelakaan kerja meningkat, kerusakan menyebar ke komponen yang lain di mesin parut.
Kerusakan- kerusakan kecil biasanya yang ditangani lebih awal lebih murah daripada memperbaiki mesin yang sudah lama rusak apalagi mati total, untuk mencegah hal itu kita harus tau cara merawat mesin parut agar awet.
Kesimpulan
Cara merawat mesin parut agar awet itu sebenarnya memang tidak begitu sulit, kuncinya ada pada diri kita sendiri yaitu konsistensi dan perhatian terhadap hal kecil. Seperti membersihkan setelah digunakan, menjaga ketajaman mata parut, serta memastikan komponen mesin parut bekerja dengan baik hal itu akan membuat mesin tetap optimal dalam jangka panjang.
Kalian tau mesin yang dirawat dengan baik dan teratur bukan hanya tahan lama, tetapi juga membuat pekerjaan lebih cepat, aman dan nyaman. Yang membuat produksi tetap stabil dan mesin tidak bekerja sangat lambat, selain itu kita mungkin tidak perlu atau memerlukan penanganan teknisi apabila kita sudah buntu atau tidak bisa memperbaiki mesin nya sama sekali.
Jadi artikel ini bukan hanya memberikan cara merawat mesin parut agar awet tetapi menyadarkan kita agar tidak mengabaikan perwatan sekecil apapun karena kerusakan kecil bisa bikin kerusakan besar pada mesin parut.


